Kamis 25 Agustus 2022, 18:48 WIB

Tingkatkan Produk Ekspor Nasional, GPEI DKI Luncurkan Program Ekosistem Ekspor Terpadu

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Tingkatkan Produk Ekspor Nasional, GPEI DKI Luncurkan Program Ekosistem Ekspor Terpadu

Dok. GPEI DKI Jakarta
Rapat Koordinasi Nasional GPEI DKI Jakarta

 

PEMERINTAH terus berupaya meningkatkan produk ekspor nasonal, salah satunya dengan pengembangan usaha kecil dan menengah berorientasi ekspor.

Membantu upaya pemerintah tersebut, Dewan Pengurus Pusat Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) dan GPEI DPD DKI Jakarta bekomitmen memperbaiki kualitas produk ekspor Indonesia dengan diluncurkannya Program Ekosistem Ekspor Terpadu yang menggabungkan seluruh potensi anggota.

"Program itu untuk mencapai lima jaminan unggul, Jaminan produk berkualitas yang telah dipersiapkan, Jaminan kemudahan, kelancaran dan kecepatan manajemen waktu di bidang distribusi dan logistik yang didukung ketersediaan infrastruktur yang handal di darat, laut dan udara,"jelas Waled Alnagar, ketua DPD GPEI Dki Jakarta, Kamis, (25/8).

GPEI juga menyediakan jaminan keamanan bagi terlaksananya seluruh tata kelola pasokan produk ekspor mulai dari keamanan berinvestasi, keamanan berusaha, keamanan transportasi hingga keamanan bertransaksi antar negara. 

Di sisi lain, GPEI juga berupaya menjaga stabilitas pasokan produk ekspor Indonesia agar selalu tersedia mewarnai kebutuhan dasar dunia secara menyeluruh, bukan sekedar produk musiman.

Baca juga : Wamen BUMN Tegaskan Aspek GCG dalam Investasi GoTo

"Ada juga jaminan pemilihan produk unggulan ekspor Indonesia yang memiliki ciri unik dan orisinal khas hanya ada di Indonesia sehingga terhindar dari perang harga dalam transaksi," tambah Waled.

GPEI DKI Jakarta pun akan membentuk poryek percontohan yang memenuhi lima kriteria eskpor ideal tersebut lewat produk yang diproyeksikan menjadi tren kebutuhan dasar masa depan pascapandemi.

"Misalnya sektor industri energi baru dan terbarukan, sektor industri turunan makanan dan produk pertanian. Wilayah terapan project pilot adalah Indonesia Timur karena memiliki jangkauan logistik lebih luas yaitu negara-negara ASEAN, Timor Leste, Papua Nugini dan kawasan Asia Pasific lainnya melalui jalur infrastruktur darat, laut dan udara,"jelas Waled.

Persiapan lain yang dilakukan GPEI ialah dengan mengundang investor, melakukan fungsi hubungan masyarakat, media dan pemerintah untuk mengawal kualitas produk bersama pengusaha produsen, hingga hilir.

"Kita akan mengawal proses ekspor hingga sampai ke negara tujuan karena kesempurnaan produk dan layanan ekspor adalah duta perdagangan yang akan membawa nama baik dan reputasi Indonesia dimata dunia,"kata Waled. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antara

Bahlil: Rp584 Triliun Investasi yang Mangkrak Sudah Diselesaikan

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 26 September 2022, 14:58 WIB
Kementerian Investasi/BKPM mencatat total nilai investasi mangkrak di Indonesia mencapai Rp708 triliun, dengan nilai Rp548 triliun...
DOK Pribadi.

Koperasi Mampu Bersaing di Era Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 14:44 WIB
Anggota DPR Fraksi NasDem Subardi meyakini koperasi akan lebih berdaya saing dengan badan usaha...
Antara

Presiden: Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Startup Punya Banyak Peluang

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 26 September 2022, 14:26 WIB
Presiden Joko Widodo meyakini bahwa Indonesia memiliki banyak peluang dan kesempatan untuk meningkatkan pengembangan perusahaan rintisan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya