Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH berharap kenaikan harga kebutuhan pokok yang terjadi belakangan ini bersifat sementara. Menurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, pemerintah saat ini tengah menyiapkan kebijakan untuk menahan lonjakan harga bahan kebutuhan pokok.
“Pemerintah sedang menyiapkan langkah, agar dampak kenaikan tidak terlalu parah. Termasuk menyiapkan operasi pasar,” ujar Ma’ruf dalam kunjungan kerja di Pekanbaru, Kamis (25/8).
Baca juga: Zulhas: Telur Mahal Paling 2 Minggu Sudah Normal Lagi
Saat ini, lanjut Ma'ruf, terjadi krisis global yang berdampak ke seluruh negara, termasuk Indonesia. Pemerintah disebutnya sedang menyiapkan berbagai upaya untuk menghadapi krisis, agar dampaknya tidak terlalu parah bagi publik.
“Pemerintah sudah menyiapkan diri untuk terus bansos (bantuan sosial) digulirkan. Bansos kita akan terus diperbesar dalam rangka menghadapi dampak krisis global tersebut,” imbuhnya.
Baca juga: Pemerintah Bekukan Produk Impor yang Bisa Diproduksi di Dalam Negeri
Meski pemerintah terus waspada, dirinya mengklaim kondisi ekonomi Indonesia terbilang masih baik dibandingkan sejumlah negara. Apalagi, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini di atas 5%. Pun, tingkat inflasi Indonesia termasuk terendah dari negara lain.
“Kemudian, perdagangan kita surplus. Fundamental kita cukup kuat menghadapi krisis dibanding negara lain. Tapi, pastinya dampaknya ada,” pungkas Ma'ruf.(OL-11)
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved