Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Danareksa Investment Management (DIM) mengadakan Investor Gathering 2022 dengan memperkenalkan produk terbaru berbasis Environmental, Social and Governance (ESG), yaitu Reksadana Danareksa MSCI Indonesia ESG Screened Kelas B. Mereka bekerja sama dengan Standard Chartered Bank, sebagai bank kustodian.
“Izinkan kami memperkenalkan produk terbaru kami, Reksa Dana Indeks DIM terbaru yaitu Danareksa MSCI Indonesia ESG Screened Kelas B,” ujar Marsangap P Tamba, Direktur Utama PT DIM yang turut hadir dalam acara Investor Gathering, Senin (22/8).
“Kami berharap untuk dapat terus berkontribusi mengembangkan industri pengelolaan Reksa Dana melalui produk-produk berbasis Environmental, Social and Governance atau yang lebih dikenal dengan ESG,” lanjutnya.
Produk Danareksa MSCI Indonesia ESG Screened Kelas B diperdagangkan khusus untuk investor Institusi melalui tenaga pemasar DIM dan merupakan produk investasi yang mengacu kepada indeks MSCI Indonesia ESG Screened, yang mana proses screening “ESG Screened” dilakukan dengan menggunakan metodologi negative screening dengan mengecualikan perusahaan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Global Compact PBB, yang ditinjau tiap kuartal.
Adapun dipilihnya MSCI Indonesia ESG Screened sebagai indeks acuan Reksa Dana Indeks, karena MSCI sebagai penyedia indeks sudah dikenal dan diterima oleh investor, khususnya mereka yang melakukan pendekatan ESG. Selain itu, pemahaman mengenai potensi keuntungan dari strategi ESG dan semakin tingginya pemeringkatan ESG membuat investasi ESG diminati investor.
Baca juga: Berikut 24 Perwira-Bintara yang Dimutasi Terlibat Kasus Sambo
Indeks MSCI Indonesia ESG Screened terdiversifikasi dengan cakupan 21 saham dari 6 sektor. Reksa Dana Indeks sendiri di Indonesia terlihat menunjukkan tren peningkatan dana kelolaan yang signifikan. Dalam periode 2016-2021, CAGR Reksa Dana Indeks tumbuh di atas 60% sedangkan untuk di tahun 2022 yang challenging ini masih mampu membukukan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 18.2% (YTD per Juni 2022).
Hal itu menunjukkan minat investasi yang tinggi dari investor di Indonesia untuk produk-produk Indexing yang dikenal transparan dan berlikuiditas tinggi.
Hingga Juli 2022, pada saat peluncuran produk Danareksa MSCI Indonesia ESG Screened Kelas B, DIM telah menghimpun dana kelolaan sebesar 150 Miliar DIM juga akan menargetkan untuk meluncurkan Danareksa MSCI Indonesia ESG Screened Kelas A yang akan fokus dipasarkan untuk Investor ritel dan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) pada tahun ini.
Dengan adanya Danareksa MSCI Indonesia ESG Screened ini, diharapkan dapat merefleksikan kinerja saham-saham yang tergabung dalam indeks MSCI Indonesia ESG Screened. “DIM meyakini Danareksa MSCI Indonesia ESG Screened dapat menjadi salah satu pilihan utama bagi para investor, khususnya dengan tingkat kesadaran dan kepedulian investor akan ESG yang terus meningkat,” tutup Marsangap. (R-3)
PT Maybank Asset Management Indonesia (PT MAM), perusahaan manajer investasi yang merupakan bagian dari Maybank Group, meluncurkan tiga produk reksa dana baru.
PT MAM, perusahaan manajer investasi yang merupakan bagian dari Maybank Group, meluncurkan tiga produk reksa dana baru yang akan dipasarkan melalui PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
DI tengah dinamika pasar global dan domestik yang tidak menentu, investor dihadapkan pada tantangan untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan peluang.
OJK bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi mengintegrasikan sistem perizinan dan pendaftaran reksa dana untuk meningkatkan efisiensi administrasi di pasar modal.
Indonesia berada di ambang peluncuran instrumen investasi syariah baru yang diprediksi mengubah lanskap ekosistem emas nasional: Reksa Dana Bursa (RDB) Emas Syariah perdana.
STAR Asset Management (STAR AM) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank Sinarmas terkait penyediaan fasilitas kredit bagi produk Reksa Dana STAR Stable Income Fund.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved