Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
RAKSASA minyak Saudi Aramco pada Minggu (15/8) mengumumkan rekor keuntungan sebesar US$48,4 miliar pada kuartal kedua 2022. Ini diraihnya setelah terjadi perang Rusia di Ukraina dan lonjakan permintaan pascapandemi membuat harga minyak mentah melonjak.
Laba bersih melonjak 90% tahun ke tahun untuk produsen minyak terbesar dunia itu yang mencatat rekor kuartalan kedua berturut-turut setelah mengumumkan US$39,5 miliar untuk kuartal I. Rezeki nomplok kuartal II Aramco ialah laba disesuaikan triwulanan terbesar dari setiap perusahaan yang terdaftar di seluruh dunia, menurut Bloomberg.
Perusahaan milik negara Saudi itu memimpin daftar perusahaan minyak yang meraup jumlah yang menggiurkan setelah ExxonMobil, Chevron, Shell, TotalEnergies, dan Eni juga mengungkapkan keuntungan multimiliar dolar di kuartal II. "Sementara volatilitas pasar global dan ketidakpastian ekonomi tetap ada, peristiwa selama paruh pertama tahun ini mendukung pandangan kami bahwa investasi berkelanjutan di industri kami sangat penting," kata presiden dan CEO Aramco Amin H. Nasser.
"Bahkan, kami memperkirakan permintaan minyak akan terus tumbuh selama sisa dekade ini," tambahnya. Laba bersih naik 22,7% dari kuartal I dalam kondisi pasar yang kuat. Laba setengah tahun mencapai US$87,9 miliar atau naik dari US$47,2 miliar untuk periode yang sama 2021.
Aramco akan membayar dividen US$18,8 miliar di kuartal III atau sama seperti yang dibayarkan di kuartal II. Perusahaan, "Terus bekerja untuk meningkatkan kapasitas berkelanjutan maksimum minyak mentah dari 12 juta barel per hari menjadi 13 juta pada 2027," kata pengumuman pendapatannya.
Laba kuartalan, tertinggi sejak IPO Aramco yang memecahkan rekor pada 2019, mengalahkan perkiraan analis yang disusun perusahaan sebesar US$46,2 miliar. Saham Aramco ditutup turun 0,9% pada 40,5 riyal ($10,8) di bursa saham Saudi. Namun saham mereka naik 25% tahun ini. (AFP/OL-14)
SAAT ini, raksasa ritel Amerika Serikat (AS) menjadi perusahaan terbesar berdasarkan pendapatan secara global berkat jangkauan internasional mereka dan kekuatan konsumen Amerika.
Raksasa energi Saudi Aramco pada Selasa (7/11) membukukan penurunan laba kuartal ketiga sebesar 23% tahun ke tahun. Ini akibat dari harga minyak yang lebih rendah dan pengurangan produksi.
Perusahaan minyak Saudi Aramco pada Senin (7/8/2023) mengumumkan laba sebesar US$30,08 miliar untuk kuartal kedua. Ada apa?
Saudi Aramco mengatakan pada Jumat bahwa pihaknya menuntaskan pembelian 10% saham di perusahaan petrokimia Tiongkok.
Pengembangan amonia dan hidrogen dinilai memiliki peran penting dalam peta jalan bersih nol emisi Indonesia pada 2060. Serta, menjadi pemain kunci dalam produksi hidrogen hijau di Asia.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
SKK Migas menegaskan komitmennya memperkuat penggunaan barang dan jasa dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved