Minggu 14 Agustus 2022, 15:13 WIB

Dunia Internasional Akui Tiga Tahun Indonesia Swasembada Beras

mediaindonesia.com | Ekonomi
Dunia Internasional Akui Tiga Tahun Indonesia Swasembada Beras

Ist/Kementan
Presiden Jokowi dan Mentan Syahrul Yasin Limpo hadir saat penghargaan untuk Indonesia yang mencapai swasembada pangan dari FAO.

 

LEMBAGAS Internasional, Pusat penelitian beras dunia, International Rice Research Institute (IRRI) memberikan penghargaan terhadap Republik Indonesia yang selama tiga tahun terakhir mampu mencapai swasembada beras secara berturut-turut.

Pengharagaan ini diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

IRRI menilai, Indonesia mencapai swasembada karena mampu memenuhi kebutuhan pangan pokok domestik dalam hal ini beras lebih dari 90 persen. Diketahui, produksi beras nasional dari tahun 2019 konsisten beradi di angka 31,3 juta ton sehingga berdasarkan hitungan BPS jumlah stok akhir di bulan April 2022 tertinggi di angka 10,2 juta ton.

"Dan kalau ditanya barangnya ada di mana? ya ada di masyarakat, di petani, di restoran-restoran dan juga juga di Bulog. Plus beberapa di industri-industri pangan. Inilah yang menyebabkan kenapa Indonesia dinilai memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan sudah mencapai swasembada pangan," ujar Presiden, Minggu (14/8).

Baca juga: FAO Bangga Indonesia Capai Swasembada

Presiden mengatakan, di tengah ancaman krisis pangan di tingkat global, pemerintah Indonesia terus berkomitmen meningkatkan produksi nasional dan menjamin ketercukupan pangan di dalam negeri sekaligus memberikan kontribusi bagi kondisi pangan internasional.

"Terima ksih yang sebesar-besarnya kepada pelaku dan bekerja di sawah, para petani Indonesia atas kerja kerasnya, tentu saja Bupati, gubernur dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) yang semuanya bekerja sama dengan riset-riset dari universitas perguruan tinggi yang kita miliki. Ini adalah kerja yang terintegrasi dan kerja gotong royong," katanya.

Dijelaskan Presiden, salah satu infrastruktur yang selama ini dibangun Indonesia sejak tahun 2015 adalah infrastruktur di bidang pertanian.

Tercatat, ada bendungan yang sudah diresmikan mencapai 29 dan tahun ini akan selesai lagi 38 bendungan dengan target sampai tahun 2024 lebih dari 61 bendungan.

"Kita juga membangun embung dan 4.500 jaringan irigasi yang dibangun selama 7 tahun terakhir, selain juga kita terus memanfaatakan varietas unggul padi, intensifikasi dan ekstensifikasi. Kita berharap, ke depan tidak hanya beras yang swasembada, tetapi kita jagung dan lainya," katanya.

Presiden menambahkan program diversifikasi juga dapat dioptimalakan dengan baik untuk mencukupi kebutuhan pangan nasional. Saat ini, Indonesia terus melakukan penanaman sorgum sebagau subtitusi yang bisa menggantikan gandum.

"Diversifikasi pangan hati-hati, kita tidak hanya tergantung pada beras tetapi harus kita mulai juga untuk jenis-jenis bahan pangan yang lainnya. Kita sudaj mulai kemarin di Waingapu sorgum, kemudian di beberapa provinsi jagung juga besar besaran yang dulu harus impor 3,5 juta ton hari ini kita hanya impor kira-kira 800 ribu ton," tututnya.

"Ini sebuah lompatan yang sangat besar sekali dan kita harapkan dengan terus-menerus kita konsentrasi ke sana," jelasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

BI Gandeng Kemenkop UKM dan IFC Gelar IN2MOTIONFEST

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 30 September 2022, 10:55 WIB
IN2MOTIONFEST 2022 mengusung tema “Local Product, Global Look”, mengangkat kearifan lokal busana modest fashion, yang kental...
Ist

Kementerian BUMN Dorong Perhutani Tingkatkan Produksi Gula Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 10:44 WIB
Kementerian BUMN mendukung Perum Perhutani dalam meningkatkan produksi gula nasional guna mewujudkan swasembada gula pada...
Dok.Pri

Potensi Pasar Besar, Harvest City Diinvasi Waralaba Internasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 10:43 WIB
Jaringan waralaba kedai kopi internasional, Starbucks, akan meresmikan gerainya di perumahan Harvest City pada akhir Oktober...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya