Sabtu 06 Agustus 2022, 15:43 WIB

AP II Tetapkan Lima Insentif bagi Maskapai

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
AP II Tetapkan Lima Insentif bagi Maskapai

Antara
Ilustrasi

 

PT Angkasa Pura II menerapkan lima skema insentif jasa kebandarudaraan guna mendongkrak kinerja sektor penerbangan nasional. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait.

"AP II sebagai operator bandara mengedepankan kolaborasi dengan para stakeholder dalam mendorong dan mengakselerasi pemulihan penerbangan nasional," ujar Presiden Direktur PT AP II Muhammad Awaluddin dikutip dari siaran pers, Sabtu (6/8).

Adapun lima skema yang ditetapkan yakni, pertama, New Route Incentive bagi penerbangan dalam negeri, luar negeri, dan kargo. Dalam skema ini, diberikan insentif berupa 100% uang kembali (cashback) untuk jasa pendaratan (landing charges) di bandara-bandara yang dikelola AP II.

Namun insentif itu tak berlaku di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kertajati bagi maskapai yang membuka rute baru yang belum pernah diterbangi secara berjadwal dalam kurun waktu 6 bulan.

Skema kedua yakni, New Airlines Entrance Incentive bagi penerbangan luar negeri dan kargo. Pada skema ini, diberikan insentif berupa 100% cashback untuk jasa pendaratan di bandara-bandara yang dikelola AP II, kecuali Bandara Kertajati, bagi maskapai nasional dan asing yang belum beroperasi secara berjadwal di salah satu bandara AP II dalam kurun waktu 6 bulan.

Skema ketiga ialah Red Eye Incentive bagi penerbangan dalam negeri, luar negeri dan kargo. Dalam skema ini, diberikan insentif berupa 100% cashback untuk jasa pendaratan dan jasa parkir pesawat (parking charges) khusus di Bandara Soekarno-Hatta, bagi maskapai yang membuka destinasi baru, rute baru dan penambahan frekwensi pada pukul 24.00 - 04.00 local time.

Skema keempat yaitu Unschedule Flight Incentive bagi penerbangan tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri. Skema ini memberikan insentif berupa 100% cashback untuk jasa pendaratan di bandara-bandara AP II kecuali Bandara Kertajati, untuk penerbangan tidak berjadwal yang diinisiasi oleh AP II atau pemerintah pusat/pemerintah daerah, sebagai contoh untuk mendukung program pariwisata.

Skema kelima yakni Supporting Facilities Incentive bagi penerbangan dalam negeri, luar negeri dan kargo. Dalam skema ini, insentif diberikan oleh masing-masing bandara AP II untuk mendukung kegiatan inaugural flight, sesuai fasilitas dan kemampuan masing-masing bandara. Sebagai contoh, kegiatan inaugural flight dapat berupa prosesi water salute dan sebagainya.

Skema insentif secara detail termasuk prosedur cashback dan prosedur lainnya dibahas secara langsung antara AP II dan maskapai. "Kami berharap insentif ini dapat bermanfaat bagi maskapai dan turut mendukung pemulihan penerbangan. Masa berlaku insentif sejalan dengan evaluasi yang diberlakukan secara berkala," ujar VP of Corporate Communications AP II Akbar Putra Mardhika.

Saat ini bandara AP II yang dibuka untuk melayani penerbangan komersial adalah Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung).

Lalu Bandara Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang), Silangit (Tapanuli Utara), Kertajati (Majalengka), Banyuwangi (Banyuwangi), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), H.A.S Hanandjoeddin (Tanjung Pandan), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), dan Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga).

Adapun Kementerian Perhubungan juga telah menetapkan kebijakan pengenaan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp0,- atau 0% untuk Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) yang berlaku di Unit Penyelenggara Bandara Udara melalui Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor PR 14 Tahun 2022. (OL-8)

Baca Juga

Dok.South Pacific Viscose

South Pacific Viscose Tampilkan Produk Serat Ramah Lingkungan di Indointertex-Inatex 2022

👤Antara 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 22:27 WIB
Kedua merek serat yang didistribusikan SPV di Indonesia, TENCEL™ dan LENZING™ECOVERO™, berbahan dasar kayu yang...
ANTARA/NOVA WAHYUDI

Pemerintah Ubah Tarif Batas Bawah Bea Keluar CPO

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:56 WIB
"PMK 123 ini mengatur perubahan batas bawah pengenaan tarif bea keluar CPO dan produk turunannya yang semula US$750 per metrik ton...
Dok. JULO

JULO Dorong Inklusi Keuangan Lewat Kolaborasi dengan Maliq & D'Essentials di Lagu Indonesia #SIAPMELESAT

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:53 WIB
Mengusung kampanye Siap Melesat, kolaborasi itu menjadi ajakan positif agar masyarakat Indonesia terus memiliki semangat berkarya untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya