Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH merelaksasi untuk sementara aturan pajak ekspor bagi produk CPO dan turunannya. Langkah itu diharapkan dapat mendorong penyerapan tandan buah segar milik petani karena pasar ekspor lebih dilonggarkan.
Pemerintah berharap jurus ini dapat menghasilkan dua manfaat. Pertama devisa ekspor bisa masuk. Dan kedua adalah harga TBS Sawit bisa naik dari level Rp600-an per kilogram seperti yang terjadi saat ini.
Kepala Ekonom Permatabank Josua Pardede mengatakan dengan kebijakan pembebasan pajak ekspor terhadap produk CPO (crude palm oil) dan turunannya, diharapkan mampu mendorong pendapatan ekspor CPO yang rata-rata mencapai US$2,2 miliar per bulannya.
"Dari sisi pendapatan ekspor, kebijakan ini diharapkan dapat mampu mendorong kembali nilai ekspor CPO yang rata-rata setiap bulan mencapai US$ 2,2 miliar pada 2021," ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (18/7).
Meskipun demikian, lanjut Josua, di sisi lain pemerintah akan kehilangan pendapatan dari pungutan ekspor CPO tersebut dan dana untuk program biodiesel.
Namun, dia pun yakin pemerintah memperhitungkan risiko ini, terlihat dari jangka waktu pembebasan pajak ekspor CPO yang pendek.
"Kami menilai, dengan jangka waktu pembebasan pungutan yang relatif pendek (hingga 31 Agustus 2022), pemerintah telah memperhitungkan dampak dari kebijakan ini agar program biodiesel tetap sustainable," ujar Josua.
Menurutnya, dengan dihapuskannya pungutan pajak ekspor CPO dapat mendorong upaya peningkatan produksi CPO ke depan dan mendorong naiknya harga CPO dan TBS (tandan buah segar) di dalam negeri.
Dengan adanya pungutan ekspor CPO, harga domestik terutama TBS menjadi lebih rendah karena ada disinsentif untuk ekspor berupa pajak tersebut. Dengan demikian, hingga Agustus 2022 sesuai dengan masa berlaku kebijakan ini, harga TBS berpotensi terdorong naik. (Des/E-1)
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved