Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengharapkan Presidensi G20 Indonesia 2022 menghasilkan rencana aksi konkret yang dapat segera diimplementasikan oleh dunia.
Presiden tidak ingin hasil pertemuan G20 hanya sebatas pada rencana aksi yang masih membutuhkan waktu panjang dalam impementasinya.
Setelah melaui berbagai pertemuan yang diselenggarakan dalam 8 bulan kepemimpinan Presidensi G20, keinginan Presiden itu dapat segera terwujud melalui dua kesepakatan yang dihasilkan. Pertama mengenai pembentukan dana perantara keuangan (financial intermediary fund/FIF) dan pelaksanaan Digital Iniative Network (DIN).
Pembentukan FIF merupakan antisipasi atau kesiapsiagaan untuk merespon pandemi atau Pandemic Preparedness and Response (PPR) di masa mendatang.
Staf Khusus Menteri bidang Tata Kelola Pemerintahan Kemenkes Ronaldus Mujur mengatakan bahwa badan pengelola FIF telah disetujui untuk ditempatkan di bawah Bank Dunia (World Bank) pada 1 Juli 2022 dan diharapkan segera operasional berjalan pada September mendatang.
"Saat ini komitmen pendanaan dari negara anggota G20 dan lembaga filantropi telah mencapai US$1,1 miliar dan masih terus akan ditingkatkan. Pembentukan FIF yang diinisiasi dalam Forum G20 telah disetujui untuk dibentuk dan operasional pada September nanti," ujar Ronaldus dalam update Sherpa Meeting Kedua di Labuan Bajo, Minggu (10/7).
Saat ini sedang disusun mekanisme kerja, tatacara penggunaan dana serta berbagai hal terkait operasional lembaga.
"Harapannya nanti akan terjadi keseimbangan antara negara penerima dan donor. Harapannya tidak ada yang mendominasi. Karena nantinya dana perantaran ini dapat diakses oleh seluruh negara di dunia. Jadi tidak terbatas pada negara anggota G20," ujarnya.
Forum G20 masih terus mendorong agar semakin banyak negara dan lembaga berkontribusi terhadap penyiapan dana perantara ini. Sebab dana ini menjadi penting bagi upaya dunia dan negara-negara terdampak mempersiapkan diri bila pandemi terjadi lagi melanda dunia.
Implementasi DIN
Secara terpisah, Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Dedy Permadi mengatakan bahwa kelompok kerja ekonomi digital atau digital economic working group (DWEG) akan menyepakati untuk peningkatan status Digital Innovative League yang telah dijalannkan dalam Presidensi G20 Italy 2021 menjadi Digital Innovative Network (DIN).
DIN akan menjadi ajang bagi para pelaku usaha start up akan terkoneksi dengan para pemodal atau venture capital.
"Rencananya pertemuan perdana DIN ini akan berlangsung pada September mendatang. Nanti kita akan kumpulkan para start up dari negara G20 dengan para venture capital. Mereka akan bertemu dan melakukan penjajakan satu sama lain atau bussines matching," ujar Dedy di Labuan Bajo.
Dedi belum bisa memperkirakan jumlah dana yang dapat diraih dalam pertemuan bussines matching start up dan para investor. Namun pihaknya optimistis bahwa jumlahnya akan akan signifikan mengingat banyaknya start up dan calon investor yang akan bergabung.
"Intinya mereka bertemu dahulu. Hasilnya berapa yang diperoleh akan kompilasi setelah pertemuan itu," tandas Dedi. (E-1)
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga talenta digital.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
SASE dapat dianalogikan sebagai “penjaga pintu digital” perusahaan.
Pelaksanaan pilkades tahun ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait fasilitasi pelaksanaan pilkades serentak secara replik atau digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved