Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum dan Juru Bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi menilai penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan sukses. Dinamika saat ini akan teratasi seiring implementasi kebijakan itu di lapangan.
"Tujuan penggunaan aplikasi mypertamina adalah agar subsidi tepat sasaran. Saya yakin semua juga sepakat bahwa subsidi harus tepat sasaran, yang dipermasalahkan hanyalah cara," katanya dalam keterangan resmi, Senin (4/7).
Menurut dia, implementasi BBM bersubsidi selama ini banyak penyimpangan karena banyak dinikmati kendaraan yang tidak masuk kategori.
Baca juga: DPR Minta Pertamina Sosialisasikan Aturan Pendaftaran Penerima BBM Subsidi Secara Masif
"Dulu juga ketika pembayaran tol berubah dari tunai menjadi nontunai, ada yang tidak sependapat. Tapi, akhirnya, semuanya bisa menggunakan nontunai. Ini hanya masalah kebiasaan saja, bahkan sekarang ini lagi transisi pembayaran tol nontunai nirsentuh, pasti nanti akan ada yang tidak sependapat juga, tapi endingnya terbiasa," paparnya.
Teddy mengatakan perbaikan dalam penggunaan aplikasi MyPertamina tentu akan dilakukan Pertamina. Karena, saat ini, dalam masa transisi, wajar bula ditemukan kendala-kendala di lapangan.
Sehingga nanti ketika aplikasi itu sudah digunakan serentak, sudah tidak ada lagi kendala berarti.
"Jadi yang mau dipermasalahkan itu apa? Tidak setuju subsidi tepat sasaran atau tidak setuju teknis aplikasi mypertamina? Kalau tidak setuju lalu apa solusinya? Jangan hanya tidak setuju saja, tapi tidak ada solusinya," terangnya.
Teddy mengatakan keputusan yang diambil pemerintah untuk menggunakan aplikasi MyPertamina sudah berdasarkan riset mendalam, bukan simsalabim.
"Pertamina tentu juga tidak alergi menerima masukan untuk menyempurnakan aplikasi tersebut. Sehingga, ketika diaplikasikan mudah dan cepat dan tujuan agar subsidi tepat sasaran berjalan dengan baik," pungkasnya. (RO/OL-1)
PT Pertamina Patra Niaga menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan Indonesia Digital Experience of the Year dalam ajang Asian Experience Awards 2025.
PT Pertamina Patra Niaga melaporkan program MyPertamina Tebar Hadiah 2025 terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat di berbagai daerah.
PT Pertamina Patra Niaga mengundi pemenang program tahunan MyPertamina Tebar Hadiah (MTH) 2025 periode I, di SPBU, Cirebon, Jabar, Minggu (20/7).
Dana yang terkumpul akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sekitar lokasi layanan Pertamina dan Baznas.
Melalui aplikasi MyPertamina, masyarakat dapat menikmati potongan harga hingga Rp300 per liter produk BBM tersebut dari periode Selasa-Senin, 1-7 April 2025, setiap pukul 06.00–20.00 WIB.
Pertamina Patra Niaga hadirkan berbagai penawaran menarik bagi pelanggan Pertamax Series dan Dex Series untuk menyambut Hari Pelanggan Nasional, Rabu (4/9).
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved