Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMBALI adakan program Kelana Nusantara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno meyakini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terus berkembang, dan inovasi serta kolaborasi para entrepreuner jadi kunci kebangkitan ekonomi nasional.
Hal tersebut beliau tuturkan saat acara Kelana Nusantara di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (25/6/).
"Setiap kabupaten/kota nantinya akan menyepakati subsektor ekonomi kreatif unggulan daerahnya, dan kemudian saling berjejaring dengan kabupaten/kota lainnya," ujar Sandiaga Uno.
Kemudian dengan mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk gencar berinovasi dan meningkatkan kualitas,'
Sandiaga menambahkan,“Pariwisata kembali menggeliat, pelaku kreatif juga semakin terbuka pasarnya, ekonomi masyarakat dapat terus bergerak”.
Baca juga: Sandiaga Uno: Perlu Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Desa Wisata
Melihat semangat dan antusiasme dari para pelaku ekonomi kreatif terhadap kegiatan Kelana Nusantara menunjukkan kebangkitan sudah di depan mata, peluang usaha sudah terbuka, lapangan kerja juga diciptakan. Sandiaga yakin Lombok akan mensejahterakan masyarakatnya.
Kota Mataram juga telah dilaksanakan Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Pelaku Ekraf di tahun 2021, berlanjut pelaksanaan uji petik di Kota Mataram pada bulan Maret tahun 2022 dengan hasil kuliner ditetapkan sebagai subsektor unggulan daerah.
Kemenparekraf kata Sandiaga Uno sangat mengapresiasi partisipasi dari pemerintah daerah serta para pelaku ekraf dan aktor ABCGM (Academicians, Business, Community, Government and Media) lainnya yang telah berkolaborasi untuk mengembangkan kreatifitasnya.
Program yang berpihak kepada UMKM ini menggunakan pendekatan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, sekaligus sebagai upaya untuk menghidupkan kembali semangat berkarya yang sempat redup dikarenakan kondisi Pandemi Covid-19.
“Kita harus bergegas selesaikan tugas dan kita harus bergerak, bergerak, dan bergerak bangkit untuk menyesuaikan diri, terus aktif, berbagi inovasi bagi para entrepreneur untuk bisa terus membuka lapangan pekerjaan,” jelas Sandiaga Uno.
Sandiaga berharap dengan mengambil pelajaran dari pandemi seperti kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan, para pelaku ekonomi kreatif, termasuk yang ada di Lombok bisa mensejahterakan masyarakat.
“Krisis ini dipicu oleh Covid tapi krisis ini justru menghadirkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan semangat 3G (Gercep, Geber, Gas Pol) untuk membuka peluang usaha,” tambahnya.
Sandiaga menuturkan UMKM mampu menjadi kunci pemulihan ekonomi nasional dan menjawab tantangan kemandirian ekonomi di masa pandemi. Kunci suksesnya inovatif, berani ambil resiko, adaptif, miliki soft skill dengan reskilling dan upskilling. Dan yang paling penting etos kerja 4AS (Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas)
Lebih lanjut, Sandiaga Uno menyebutkan dengan adanya Kelana Nusantara para pelaku ekonomi kreatif, pemilik UMKM, pengusaha ataupun komunitas mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan idenya, sehingga dapat terus menghasilkan karya dan turut andil dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
“Ayo sama-sama kita bangkit, pastikan ekonomi kita bergulir, para pengusaha semua memberikan kontribusi, dan kita harus bersatu padu," kata Sandiaga Uno.
Ia berkeyakinan dengan para entrepreuner bergandengan tangan tangan, ekonomi kreatif di Indonesia akan bangkit.
Dirinya berharap dengan kegiatan yang diikuti pelaku ekonomi kreatif, pemilik UMKM, pengusaha ataupun komunitas mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan idenya sehingga dapat terus menghasilkan karya dan turut andil dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
"Ide datang bisa dari mana saja, kapan saja, dimana saja. Kita harus jeli melihat kesempatan dalam kesempitan, jeli melihat potensi dalam beradaptasi, tak lupa jadikan ilmu dan pengalaman sebagai guru yang bijak, pasti industri kreatif dapat bangkit kembali," pungkas Sandiaga Uno. (RO/OL-09)
FORUM bisnis Indonesia-Tiongkok bertajuk The Indonesia-China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia digelar di Jakarta, Rabu (21/1).
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat tumbuh 5,69 persen, dengan nilai ekspor yang telah mencapai US$12,89 miliar dan melampaui target tahun 2025.
Mayoritas pelaku usaha kreatif merupakan usaha mikro dan kecil yang berkembang terutama di wilayah perkotaan.
Penulisan konten digital kini menjadi salah satu sektor kreatif yang berkembang paling cepat dan mampu membuka peluang ekonomi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved