Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Mandiri konsisten mendorong pengembangan digitalisasi untuk memenuhi seluruh kebutuhan transaksi nasabah.
SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi menjelaskan, pihaknya optimis bahwa akselerasi pertumbuhan ekonomi digital akan semakin masif ke depan.
Optimisme ini juga terlihat dari nilai transaksi yang dilakukan di aplikasi super milik Bank Mandiri, yakni Livin' by Mandiri sebesar Rp880 triliun.
Aplikasi tersebut telah melayani 700 juta transaksi per akhir Mei 2022. Livin' by Mandiri juga telah diunduh lebih dari 13 juta kali per 8 Juni 2022.
Baca juga: Restrukturisasi Melandai, Profit Bank Mandiri Makin Kinclong
Menurut Thomas, capaian ini juga menunjukkan bahwa tren transaksi masyarakat di masa mendatang akan semakin terdigitalisasi. Bank Mandiri kian serius dalam mengakselerasi pengembangan layanan digital.
"Dalam mengembangkan layanan digital, Bank Mandiri berupaya menghadirkan produk layanan digital yang bersifat customer centric dan inovatif. Sehingga, dapat secara cepat dan tepat menghadirkan fitur serta benefit kepada nasabah," jelas Thomas, Kamis (16/6).
Sebagai strategi utama dalam mengembangkan bisnis, Bank Mandiri juga konsisten menyematkan fitur tambahan pada Livin' by Mandiri. Dalam satu bulan terakhir, Bank Mandiri telah menambahkan dua fitur canggih ke dalam aplikasi super perseroan.
Kedua fitur itu adalah Livin' Investasi yang mampu memenuhi kebutuhan investasi nasabah dengan layanan pembelian reksa dana secara cepat dan mudah mulai dari Rp100.000.
Baca juga: Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Melemah
Bank Mandiri juga akan memperkenalkan fitur untuk memudahkan transaksi wisata hingga belanja yang selaras dengan urban lifestyle saat ini. Seluruhnya tersedia dalam satu aplikasi.
"Berangkat dari kebutuhan transaksi nasabah yang memerlukan layanan yang dapat diakses dengan cepat, mudah dan aman. Bank Mandiri terus memperluas kolaborasi dan integrasi dengan ekosistem digital," imbuhnya.
Adapun kelebihan fitur teranyar Bank Mandiri, yaitu nasabah tidak perlu pindah aplikasi. Seluruh transaksi mulai dari pemesanan dan pembayaran bisa dilakukan langsung di Livin’ by Mandiri.(OL-11)
PT Sarinah memprediksi puncak transaksi akan terjadi pada 6 hingga 13 Maret 2026, bertepatan dengan periode pencairan Tunjangan Hari Raya.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Pada sisi aplikasi, keamanan menekankan penerapan “shift-left” dan “kemampuan pemulihan” secara bersamaan.
Banyak yang belum tahu kalau sekarang (biaya 0,3 persen) itu sudah dihilangkan, sudah dicabut, jadi 0% sekarang. QRIS bebas biaya (untuk transaksi di bawah Rp500 ribu).
Dengan fitur ini, jelas dia, trader dapat mengubah tingkat leverage kapan pun tanpa perlu membuka posisi baru.
Startup pembayaran Durianpay mencatat pertumbuhan signifikan pada 2023 dengan peningkatan lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya dan kenaikan tiga kali lipat TPV.
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved