Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve/Fed pada hari ini, Kamis (16/6) secara resmi telah menaikkan suku bunga acuan mereka sebesar 75 basis poin (bps) atau 0,75%. Dengan kenaikan ini, suku bunga acuan The Fed pun akan mencapai kisaran 1,5-1,75% dan merupakan peningkatan terbesar sejak 1994.
Hal ini pun mengisyaratkan The Fed akan terus menaikkan suku bunga secara agresif tahun ini, di mana mereka memproyeksikan untuk menaikkan suku bunga menjadi 3,4% pada akhir tahun, atau akan terjadi pengetatan 175 basis poin lagi tahun ini.
Lebih lanjut, The Fed juga merevisi perkiraan pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) AS menjadi 1,7% tahun ini dibandingkan dengan proyeksi ekspansi 2,8% pada bulan Maret lalu.
Tingkat pengangguran juga diproyeksikan akan mengalami kenaikan menjadi 4,1% pada akhir 2024 dari perkiraan semula yang hanya 3,6%. (OL-13)
Baca Juga: Elnusa Bidik Pendapatan Jasa Hulu Migas Rp3,15 Triliun
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved