Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Gaido Bank Syariah, tahun ini memasuki usia ke-28 tahun. Gaido Bank Syariah menyatakan kesiapannya untuk turut serta Membangun Peradaban Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia dengan melakukan transformasi digital.
Langkah transformasi digital itu diawali dengan meluncurkan Gaido Mobile Banking, yang ke depan akan semakin memudahkan nasabah dalam bertransaksi di Gaido Bank Syariah.
Di samping itu, melalui digitalisasi Gaido Bank Syariah akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan kemitraan dan pembiayaan ke berbagai wilayah di Indonesia.
Di sisi lain, CEO dan Founder Gaido Group, Hasan Gaido yang juga Pemegang Saham Pengendali Gaido Bank Syariah, mewakafkan masing-masing 10 persen sahamnya di Gaido Bank Syariah kepada Nadzir Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nadzir Hidyatullah.
Melalui program wakaf saham ini, Hasan Gaido memiliki impian besar agar kelak Gaido Bank Syariah menjadi bank milik umat, yang dikelola oleh umat dan dirasakan manfaatnya untuk kepentingan umat.
“Saya berharap wakaf saham yang diberikan kepada MUI dan Hidayatullah dapat terus tumbuh dan berkembang dengan dukungan umat. Sehingga kelak, kepemilikan saham mayoritas di Gaido Bank Syariah tidak lagi atas nama Hasan Gaido, melainkan atas nama umat yang diwakili oleh MUI dan juga Hidayatullah,” ungkap Hasan dalam keterangannya.
Hasan menjelaskan, ada lima manfaat yang dapat dihasilkan dari keuntungan wakaf saham Gaido Bank Syariah, yaitu membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, meringankan beban pendidikan, mendukung lembaga pendidikan seperti pesantren, dan membantu masyarakat yang jadi korban rentenir.
Baca juga : Sequoia Southeast Asia Kucurkan US$850 juta untuk Startup
"Konsep wakaf saham ini sejatinya terinspirasi dari apa yang pernah ditorehkan secara gemilang oleh sahabat Nabi Saw, yaitu Khalifah Utsman bin Affan r.a lewat wakaf sumur yang sangat terkenal," ungkap Hasan.
Gaido Bank Syariah didirikan pada 1994 oleh para aktivis dan cendekiawan muslim dengan nama Bank Artha Fisabilillah.
Berbagai tantangan berat telah dilalui, bahkan Gaido Bank Syariah pernah berada pada fase kritis, dan terancam dilikuidasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), karena tingkat non-performing financing (NPF) nya yang tinggi, mencapai 73 persen, pada 2016.
Beruntung, pada fase kritis tersebut, M Hasan Gaido, CEO dan Founder Gaido Group datang menyelamatkan Gaido Bank Syariah dengan mengakuisisi mayoritas saham perusahaan.
Setelah disahkan oleh OJK sebagai Pemilik Saham Pengendali pada 2017, Hasan Gaido langsung melakukan perbaikan secara utuh dan menyeluruh. Berkat bantuan orang-orang profesional yang juga memiliki komitmen kuat, perlahan namun pasti, Gaido Bank Syariah terus bergerak menuju tren pemulihan.
Alhasil, lima tahun kemudian, Gaido Bank Syariah dinyatakan sebagai bank yang sehat oleh OJK, dan mampu menekan tingkat NPF di bawah 5 persen.
Bukan hanya itu, Gaido Bank Syariah juga berhasil mencatatkan berbagai capaian gemilang di penghujung 2021, seperti memenuhi batas minimal modal inti, membukukan laba, menaikkan nilai aset, membeli gedung kantor sendiri, hingga melengkapi formasi kepengurusan perusahaan. (RO/OL-7)
MUNGKIN masih terngiang di telinga kita ketika publik dihebohkan dengan hengkangnya Muhammadiyah dari Bank Syariah Indonesia dengan total kelolaan dana belasan triliun rupiah.
Ketua Umum Perbarindo Tedy Alamsyah menegaskan pengembangan SDM unggul sangat penting dalam menjaga daya saing BPR, terutama di era digitalisasi perbankan.
Bank Perekonomian Rakyat Syariah Central Syariah Utama (BPRS CU) mendapat penghargaan dalam ajang Indonesia Sharia and Halal Top Brand Award 2025 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.
Sepanjang 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha 19 bank di Indonesia, termasuk Bank Perekreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perekreditan Rakyat Syariah (BPRS).
Pemerintah juga berorientasi pada pemberdayaan ekonomi rakyat melalui kerja sama dengan UMKM, pengusaha kecil, dan masyarakat lokal.
OJK melakukannya melalui kerangka pengaturan, pengawasan, dan perizinan yang lebih terintegrasi
Penyatuan dua figur dengan latar belakang yang saling mengisi dan menguatkan: investasi global dan ekonomi kerakyatan sejatinya adalah sebuah langkah cerdas
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Dahnil memerinci aset yang kini dimiliki Indonesia di Tanah Suci. Aset tersebut meliputi bangunan yang sudah beroperasi sebagai hotel serta lahan strategis yang siap dikembangkan.
Total aset keuangan syariah diperkirakan naik dari Rp3.158 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp3.508 triliun pada 2026.
Halalicious Food Festival 2025 hadir di JIEXPO sebagai bagian dari ISEF 2025, menghadirkan lebih dari 40 tenant kuliner halal UMKM bersertifikat.
Pemerintah mendorong beberapa strategi agar ekosistem keuangan syariah dan industri halal terus berkembang antara lain memperluas KUR syariah dan optimalisasi bullion bank atau bank emas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved