Sabtu 11 Juni 2022, 17:21 WIB

Perusahaan dan Konsultan Konstruksi Serukan Gunakan Baja Sesuai SNI

mediaindonesia.com | Ekonomi
Perusahaan dan Konsultan Konstruksi Serukan Gunakan Baja Sesuai SNI

Ist
Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Intakindo mengadakan Munas (Musyawarah Nasional) V di Jakarta.

 

PT. Kencana Maju Bersama (KMB) melakukan sinergitas dengan kembali menggandeng para konsultan-konsultan di Tanah Air.

Pada kesempatan ini KMB akan bersinergi dengan Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo).

Intakindo merupakan salah satu asosiasi tenaga ahli konsultan dan memiliki keanggotaan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Intakindo telah mengadakan Munas (Musyawarah Nasional) yang ke-5  Acara ini berlangsung selama tiga hari pada 10 - 11 Juni 2022.

Acara yang bertempat di Hotel Golden Boutique Kemayoran,Jakarta Pusat, dihadiri Sekjen/Dirjen Kementerian PUPR.

Pada Kesempatan ini, KMB bersinergi dengan DPN Intakindo dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Kerja sama ini berlangsung hingga Munas selanjutnya.

Baca juga: Kementerian PUPR Terbitkan Aturan Baru soal Sertifikat Kompetensi Tenaga Konstruksi, Begini Isinya

Direktur PT KMB Susanto menggandeng Intakindo untuk mensosialisasikan kepada para konsultan dan konsumen agar memilih dan menggunakan produk yang telah terbukti kualitas serta sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ketua Umum DPN Intakondo, Ir. Sigit Adjar Susilo, MM., mengatakan Inti sinergi ini adalah bagaimana Iintakindo sebagai wadah tenaga ahli konsultan akan bekerja sama untuk menunjang perkuatan tenaga ahli yang kompeten dan rantai pasok material dalam rangka menuju konstruksi yang berkualitas.

Dalam hal ini Iintakindo akan bersinergi dengan PT. KMB terkait penggunaan konstruksi  baja ringan khusus atap bangunan yang dikeluhkan roboh.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kedua belah pihak sepakat meningkatkan keandalan tenaga ahli di bidang konstruksi atap baja ringan untuk menjalankan profesinya dengan standar yang telah ditentukan.

"Dengan begitu, penerapan konstruksi baja ringan menjadi semakin berkualitas dan meningkatkan pemakaian produksi dalam negeri yang aman bagi pengguna atau masyarakat Indonesia," kata Sigit.

Saat ini ada 4000 Tenaga Ahli Aplikator Baja Ringan yang telah mendapat pelatihan sehingga dengan kerja sama ini kiranya dapat membantu pemerintah khususnya Kementerian Pekerjaan Umum sebagai pemangku sektor penyelenggaraan jasa konstruksi.

Sebagai  tenaga ahli perencana anggota Intakindo yang bersertifikat sesuai kompetensinya dapat merekomendasikan untuk pemakaian suatu produk,

"Khususnya lokal di dalam dokumen lelang yang sudah teruji dan terbukti memenuhi persyaratan - persyaratan yang telah ditentukan, Hal tersebut tertuang dalam peraturan tentang pengadaan barang dan jasa," paparnya.

Selain itu, Presiden Direktur dari Kencana Group , Henry Setiawan menyampaikan bahwa PT KMB memiliki program yaitu Kios Kencana.

"Pada perjanjian kerja sama juga tercantum bahwa DPN Intakindo akan mendukung program tersebut dalam bentuk sosialisasi dengan anggota," jelas Henry. (RO/OL-09)

Baca Juga

Setpres

Jokowi Wujudkan Pemerataan Pembangunan Lewat Infrastruktur Perbatasan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 15:44 WIB
Hingga saat ini, total pembangunan tol telah mencapai 2.042 km, sedangkan pembangunan non-tol mencapai 5.515...
Ist/Youtube

WEFIS 2023 Paparkan Peluang dan Strategi bagi Trader & Investor

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 14:07 WIB
Forum trader dan investor terbesar dan satu-satunya di Indonesia: World Economic Forum Investment & Strategy (WEFIS) 2023 yang...
Dok. Ist

Komitmen Karbon Netral, PHE Terapkan ESG dalam Kegiatan Operasi

👤Media Indonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 13:46 WIB
ESG sangat krusial, terlebih di era transisi energi dan isu perubahan iklim yang gejalanya sudah mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya