Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Pembangunan Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) sekolahkan 15 karyawannya di bidang digitalisasi. Pertimbangannya, era sekarang tantangan yang dihadapi perbankkan dalam pemulihan ekonomi nasional salah satu di antaranya digitalisasi.
"Tantangan perbankkan sekarang ialah digitalisasi. Untuk itu, 15 karyawan Bank SulutGo yang disekolahkan itu nantinya bisa menjadi digital agen," kata Direktur Utama Bank Sulut Go Revinoh Pepah, Sabtu (4/6).
Menurut Revino, Bank SulutGo di usia ke 61 tahun harus membuat terobosan baru di bidang ekonomi digital. Sebab, hal ini yang menjadi tantangan ke depan dalam rangka pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Banyak hal yang kita tidak perkirakan bermunculan, karena itu kita harus mengintrospeksi apakah strategi yang dilakukan untuk pertumbuhan ekonomi perbankkan masih relevan dengan kondisi sekarang di era digital," ujarnya.
Karena itu, Revino menambahkan, dalam perayaan HUT ke-61 Bank SulutGo, Jumat (3/6), pihaknya mengangkat tema "Digitalisasi untuk Pemulihan Ekonomi."
Sementara dalam rangkaian HUT Bank SulutGo, manajemen menggelar berbagai kegiatan olahraga. Kegiatan ini diharapkan lebih memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan, serta memberi semangat dan memotivasi kerja buat karyawan dalam menghadapi tantangan di era digital. (N-2)
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved