Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBELAS emiten BUMN berhasil menyetor dividen jumbo sebesar Rp41 triliun
Sebelas emiten BUMN tersebut terdiri dari sejumlah sektor bisnis seperti perbankan, telekomunikasi, dan pertambangan. Lebih spesifik lagi, 60 persen di antaranya berasal dari BUMN sektor perbankan.
Sejumlah pihak pun memberi apresiasi atas kinerja Kementrian BUMN di bawah nahkoda Erick Thohir. Kornas Balad Erik Thohir (Balad Etho), Ma’ruf Mutaqin menilai setoran jumbo tersebut merupakan pertanda bahwa eks Presiden Inter Milan itu telah membuktikan keberhasilannya di Kementerian BUMN.
“Besarnya jumlah dividen yang disetor sebelas emiten BUMN tersebut menjadi bukti jika Pak Erick sudah membuktikan sentuhan emasnya di Kementrian BUMN. Transformasi BUMN adalah agenda besar, karena butuh keberanian dan strategi khusus meniupkan perubahan di tengah zona nyaman,” ujar Ma’ruf, Jumat (3/6).
Ia menambahkan, agenda besar transformasi BUMN yang dilakukan Erick Thohir digerakan di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda. Jadi posisinya antara melakukan transformasi dan meminimalisasi dampak pandemi Covid-19.
“Menteri BUMN telah menyiapkan tujuh agenda besar untuk melakukan transformasi. Namun di sisi lain, juga mesti meminimalkan dampak pandemi virus korona yang tengah melanda,” ujarnya.
Praktisi ekonomi digital ini juga mengatakan bahwa diantara tujuh agenda besar dalam transformasi BUMN yang di dorong Erick Thohir ada satu yang menurutnya patut diapresiasi. Hal itu ialah kemampuan Erick melakukan restrukturisasi bisnis BUMN agar fokus pada bisnis intinya (core bisnis).
“Selama ini sulit sekali membedakan mana BUMN yang bertugas membukukan laba atau mana yang punya tugas PSO (public service obligation). Di era Erick, semua itu dibereskan, tak ada lagi perusahaan yang dibiarkan keluar jalur,” ujar Ma’ruf.
Hal lain yang menurut Ma’ruf juga patut diapresiasi adalah kemampuan Erick dalam mengomunikasikan semua agenda besarnya tersebut kepada seluruh insan BUMN. Karena sadar bahwa karyawan BUMN hampir 65 persen merupakan milenial.
“Ini yang luar biasa sebetulnya, karena sadar mayoritas pegawainya milenial Erick tidak memaksakan cara komunikasi gaya kolonial. Dia rela menyempatkan waktunya cuma buat belajar tik tok, hasilnya bisa dilihat bagaimana akun tik toknya berkembang pesat,” pungkasnya. (OL-8)
Kuasa hukum Kerry Riza mempertanyakan tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru untuk mengelola lahan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
DI tengah melimpahnya sumber daya alam Kalimantan Timur, ironi justru mencuat dari wajah sosial masyarakatnya.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menolak rencana pemerintah untuk mengalihkan pengelolaan izin 28 perusahaan yang dicabut ke badan usaha milik negara (BUMN).
Disertasi yang dipertahankan Fathudin dalam meraih gelar Doktor Ilmu Hukum tidak sekadar berkontribusi pada pengembangan teori hukum administrasi negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved