Senin 30 Mei 2022, 22:03 WIB

DPR akan Perjuangkan Peningkatan Anggaran Kemendes PDTT

mediaindonesia.com | Ekonomi
 

KOMISI V DPR RI bersepakat akan memperjuangkan peningkatan anggaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun anggaran 2023 untuk membiayai program prioritas nasional di bidang perdesaan.

Pasalnya, anggaran  Rp 3 triliun yang diberikan tidak sebanding dengan beban kegiatan pembangunan dan pemberdayaan di 74.961 desa di seluruh Indonesia. 

"Komisi V DPR RI bersama Kemendes PDTT akan memperjuangkan peningkatan anggaran untuk membiayai program-program prioritas nasional dan program berbasis masyarakat sesuai mekanisme pembahasan RUU tentang APBN di DPR RI," kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, saat rapat kerja, Senin (30/5).

Dalam rapat kerja tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, menjabarkan beberapa rencana program kerja Kemendes PDTT dalam rangka mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2023 yang bertema Peningkatan Produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pria yang akrab di sapa Gus Halim ini juga memaparkan delapan rencana program kerja Kemendes PDTT tahun anggaran 2023. Pertama, terkait dengan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di desa.

Baca juga: Gus Halim: Agar Valid dan Update, Data Desa Berbasis SDGs Desa Harus Selalu Diperbaharui

Kedua, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kesehatan warga desa, serta yang ketiga terkait upaya penanggulangan masalah pengangguran di desa.

“Terkait kemiskinan ekstrem, ada BLT Dana desa serta peningkatan sentra pangan di Kawasan transmigrasi. Sedangkan untuk upaya peningkatan kualitas SDM dan kesehatan, melalui program konvergensi stunting dan Pendidikan vokasi di desa," kata Gus Halim.

"Untuk penanggulangan pengangguran di desa, adalah dengan menciptakan lapangan kerja melalui padat karya tunai desa,” jelasnya

Untuk rencana kerja yang keempat menurut Gus Halim adalah mendorong pemulihan dunia usaha desa dengan cara merevitaliasi BUM Desa dan BUM Desa Bersama serta Desa Wisata.

Untuk yang keenam adalah pembangunan desa rendah karbon dan transisi energi melalui pengembangan desa perhutanan sosial serta rehabilitasi mangrove dan Kawasan pesisir.

Sedangkan rencana ketujuh adalah percepatan pembangunan infrastruktur dasar melalui pembangunan desa cerdas (smart village) serta pemberdayaan masyarakat lewat program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas). 

“Yang ke delapan terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara adalah dengan menginventarisasi dan pemetaan HPL (hak pengelolaan lahan) di Kawasan transmigrasi di sekitar ibu kota nusantara. Untuk peran yang kelima yaitu revitaliasi industry dan penguatan riset terapan, kebetulan di kementerian desa tidak ada dukungan major project nya,” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut, Gus Halim juga mengakomodasi beberapa masukan dan usulan Komisi V DPR RI untuk menjadi kegiatan Kemendesa PDTT tahun 2023, beberapa masukan DPR tersebut dihasilkan dari hasil kunjungan kerja DPR pada masa persidangan I sampai IV tahun sidang 2021-2022.

Baik masa kunjungan kerja spesifik maupun masa reses. Di antara usulan DPR RI tersebut berkaitan dengan kegiatan pemberdayaan terutama penguatan BUM Desa dalam rangka meningkatkan pertumbuhan dan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat desa

Selain itu, kunjungan kerja DPR juga untuk mewujudkan tenaga pendamping desa yang memiliki kompetensi dan profesionalitas, terutama dalam memanfaatkan dana desa sesuai dengan prioritas dalam rangka mewujudkan Desa Maju dan Mandiri.

"Hasil kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR RI sudah saya terima dan insya Allah akan segera kita tindak lanjuti dalam RKA APBN tahun 2023. Dan ketika memang ada yang sifatnya mendesak nanti kita akan segera bicarakan lebih lanjut supaya dioptimalkan untuk bisa ditindaklanjuti di tahun anggaran 2022," kata Gus Halim.

Sebagai informasi Agenda Rapat kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka Penyampaian hasil Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI.

Selain itu, pembicaraan pendahuluan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga (RKA-KL) Kemendesa PDTT sebagai penjabaran dari Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 yang bertema Peningkatan Produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan pagu indikator Kemendesa PDTT tahun anggaran 2023 sebesar Rp 3 triliun. (RO/OL-09)

Baca Juga

DOK/SUPERTEAM COUNSULTANT

Satu Tahun Superteam Consultant, Komitmen Perkuat UMKM Go Digital

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 27 September 2022, 11:30 WIB
Secara umum UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran sebagai pemeran utama dalam kegiatan ekonomi dan penyedia lapangan kerja...
ANTARA FOTO/Gusti Tanat

KKP : Ikan Hias Indonesia Semakin Laku di Dunia

👤┬áInsi Nantika Jelita 🕔Selasa 27 September 2022, 09:38 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan, bisnis ikan hias sangat potensial dan prospektif lantaran permintaan pasar...
MI/Susanto

Gobel: Indonesia Harusnya Bisa Swasembada Aspal Cuma Disia-sia

👤Muhammad Fauzi 🕔Selasa 27 September 2022, 09:35 WIB
WAKIL Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, menyatakan Indonesia harus memiliki target khusus untuk berswasembada aspal. Karena SDA...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya