Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia belum ingin melakukan ekspor energi baru terbarukan (EBT) ke negara manapun.
Pemerintah akan fokus pada kebutuhan dalam negeri untuk proses transisi energi. Ini disampaikan saat di Forum Investasi yang diselenggarakan di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (18/5).
“Silakan investasi di Indonesia, tapi kita belum pikir untuk ekspor EBT. Kita cukupi dulu. Kalau kita jual ke negara lain, maka investasi akan lari ke sana,” kata Bahlil dalam siaran pers, Jumat (20/5).
Ia berkomitmen untuk terus mendorong percepatan investasi berkelanjutan dan inklusif. Forum investasi yang merupakan bagian dari Presidensi G20 Indonesia dianggap berperan penting dalam menarik investor, khususnya untuk investasi hijau.
Dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat pekan lalu, Bahlil bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengadakan pertemuan dengan 12 pimpinan perusahaan asal Amerika Serikat.
Luhut menyampaikan salah satu fokus pemerintah Indonesia saat ini ialah pengembangan ekosistem ekonomi hijau. Hal ini diwujudkan melalui mekanisme transisi energi dari bahan bakar fosil menjadi energi terbarukan, restorasi ekosistem seperti hutan bakau, lahan gambut, dan hutan tropis.
“Oleh karena itu, pemerintah menyambut baik adanya minat investor asing dalam ekosistem ekonomi hijau tersebut, terutama pada mekanisme transisi energi," jelasnya dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.
Baca juga: Transisi Pembangkit Listrik dengan EBT DIlakukan Secara Bertahap
Chairman, President, dan CEO Air Products Seifi Ghasemi menyatakan Indonesia memiliki prospek cerah dalam investasi. Air Products diketahui telah menjadi pemasok utama teknologi dan peralatan gas alam cair (LNG) ke Indonesia selama puluhan tahun.
“Kami percaya bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah utamanya sumber daya alam yang melimpah, dan pemerintahan demokrasi yang progresif serta mendukung investasi dari berbagai negara,” ungkap Seifi.(OL-5)
Pemerintah batasi pembelian BBM subsidi maksimal 50 liter per hari untuk mobil pribadi. Bahlil jelaskan alasan dan siapa saja yang terdampak.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk lebih menghemat pasokan gas dengan cara yang paling sederhana.
Terkait penggunaan kompor listrik yang dianggapnya bisa menjadi alternatif bagi masyarakat di tengah isu melonjaknya harga minyak global.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah belum akan membatasi subsidi bahan bakar minyak atau BBM dan menjamin ketersediaan stok tetap aman di tengah gejolak harga minyak dunia
Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak melakukan perubahan terhadap Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara. Namun pemerintah menaikkan harga patokan nikel
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan harga Pertalite & Solar tak naik meski krisis energi global akibat perang AS-Israel vs Iran kian memanas.
Ketua Dewan Ekonomi Nssional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan bersilaturahim Lebaran ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di hari pertama Lebaran, Senin (31/3).
Apakah teror itu terkait dengan penguasa? Apa pula yang seharusnya dilakukan pemerintah agar pers dan rakyat punya jaminan keamanan dan kebebasan?
Luhut Pandjaitan mengaku heran dengan penerapan Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) atau Coretax yang masih sarat bermasalah.
KETUA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan turut buka suara atas bergabungnya Indonesia menjadi anggota penuh BRICS.
KETUA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan menyinggung keberadaan orang-orang toxic dalam pemerintahan yang dianggap mengganggu iklim investasi di Indonesia.
Pada semester I 2024, Garuda mencatat kerugian sebesar Rp1,54 triliun. Perseroan pelat merah itu mencatatkan pembengkakan beban usaha yang besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved