Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan kondisi perekonomian pada perbankan kecil seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) membaik. Hal ini berdasarkan pemantauan mereka hingga hari ini di tahun 2022 belum ada BPR yang bangkrut.
"Itu menunjukkan ada perbaikan riil di perekonomian," kata Kepala LPS Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta, Kamis (19/5).
Bila ini bisa berlangsung terus-menerus, menggambarkan fondasi ekonomi semakin kuat, dan gejolak global artinya tidak mengganggu fundamental ekonomi Indonesia.
Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia pada Triwulan I-2022 Turun
Inflasi Indonesia yang tumbuh 3,47%, masih lebih terkendali dibandingkan AS yang di atas 7%, dan bukan berarti Indonesia menghadapi masa depan yang suram.
"Memang ada tekanan inflasi. Tapi bukan berarti ekonomi memburuk. Justru fondasi tampaknya semakin kuat. Terlihat dari Bank Perkreditan Rakyat di 2022 yang jatuh masih nihil. Padahal kami perkiraan tahun ini mungkin ada 8. Mungkin sampai akhir tahun juga belum tentu ada yang jatuh," kata Purbaya. (OL-4)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved