Selasa 19 April 2022, 14:41 WIB

Bandara Trunojoyo Buka Konektivitas ke Pulau Kecil

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Bandara Trunojoyo Buka Konektivitas ke Pulau Kecil

ANTARA FOTO/Saiful Bahri
Pesawat Cessna Grand Caravan milik maskapai Susi Air lepas landas di Bandara Trunojoyo

 

BANDARA Trunojoyo yang terletak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan membuka konektivitas dari dan menuju Pulau Madura. Pengembangan bandara ini akan diresmikan Presiden Joko Widodo, Rabu (20/4).

Bandara ini diharapkan mampu meningkatkan keterhubungan dengan sejumlah pulau kecil di sekitar Pulau Madura, antara lain Pulau Bawean dan Pulau Pagerungan.

“Ini wujud dari negara hadir melalui pembangunan bandara yang betul-betul dibutuhkan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Selasa (19/4).

Hadirnya bandara ini diyakini membuka keterisolasian pulau-pulau terpencil yang ada di sekitar Pulau Madura. Saat ini, Bandara Trunojoyo melayani penerbangan perintis rute Sumenep-Bawean pulang pergi (PP) dan Sumenep-Pagerungan PP.

Serta, melayani penerbangan komersial dengan rute Sumenep-Surabaya PP dan Sumenep-Banyuwangi PP. Nantinya, sejumlah potensi rute yang bisa dilayani oleh bandara ini yakni penerbangan dari dan ke Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Pulau Kangean, Pulau Masalembu, dan Jember.

“Dengan konektivitas yang baik, yang menghubungkan antarpulau, diharapkan dapat menumbuhkan titik-titik ekonomi baru di Pulau Madura dan sekitarnya,” ujar Budi.

Baca juga: Jokowi Minta Landasan Pacu Bandara Trunojoyo Diperpanjang lagi

Selain itu, kehadiran Bandara Trunojoyo akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari pulau-pulau di sekitar Madura, yang tadinya bisa sampai 7 hari menggunakan kapal, bakal menjadi 55 menit.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto menjelaskan Bandara Trunojoyo mulai dibangun oleh Kemenhub pada 2008. Bandara perintis ini mulai melayani secara komersial pada 2015. Pada saat itu, dengan panjang runway 850 m x 23 m, bandara bisa didarati pesawat kecil jenis Cessna dan Caravan.

Mulai 2016, Ditjen Perhubungan Udara terus mengembangkan bandara yang dikelola Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kemenhub ini.

Saat ini, bandara memiliki runway sepanjang 1600 m x 30 m, yang mampu didarati pesawat jenis ATR-72. Bandara juga telah memiliki gedung terminal baru seluas 3.600 m2 dengan kapasitas 129 ribu penumpang per tahunnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok. Petrolimia  Gresik

Program Makmur Tingkatkan Produksi dan Pendapatan Petani Tebu

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:41 WIB
Hasil panen tebu para petani naik 37% yakni dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per...
Antara/Maulana Surya

Investasi Berkelanjutan Jadi Topik Pertemuan TIIWG G20 Kedua di Surakarta

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 21:05 WIB
Pertemuan TIIWG ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya transformasi...
Dok.Ist

Program Jawara Telah Bukukan Penjualan Rp2,5 M

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:41 WIB
Setiap Jawara yang saat ini sudah aktif memulai usahanya bisa mengantongi keuntungan perbulan hingga 2 juta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya