Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Dunia sedang berusaha mengumpulkan dana darurat US$170 miliar untuk membantu negara-negara termiskin yang dilanda berbagai krisis. Presiden Bank Dunia David Malpass mengatakan itu pada Senin (18/4).
"Amplop respons krisis akan melanjutkan pekerjaan yang dimulai selama pandemi covid-19 dan membantu negara-negara mengatasi lonjakan inflasi yang diperburuk oleh invasi Rusia ke Ukraina serta tekanan finansial yang parah disebabkan oleh tingkat utang tinggi," kata dia. "Ini respons krisis besar-besaran yang berkelanjutan," kata Malpass kepada wartawan.
Utang yang tinggi dan inflasi merupakan dua masalah besar yang dihadapi pertumbuhan global. "Saya sangat prihatin dengan negara-negara berkembang. Mereka menghadapi kenaikan harga mendadak untuk energi, pupuk, dan makanan."
Pemberi pinjaman pembangunan yang berbasis di Washington itu pekan lalu menurunkan perkiraannya untuk pertumbuhan global tahun ini. IMF diperkirakan melakukan hal yang sama ketika merilis perkiraan terbarunya pada Selasa.
Berbicara menjelang pertemuan musim semi IMF dan Bank Dunia minggu ini, Malpass mengatakan dana bantuan akan berjalan 15 bulan hingga Juni 2023 dan dibangun di atas dana respons covid-19 sebesar US$157 miliar yang berakhir pada Juni 2021. "Kami berharap untuk memberikan sekitar US$50 miliar dari jumlah ini dalam tiga bulan ke depan," katanya. Ia berencana membahas dana dengan dewan bank dalam beberapa minggu mendatang.
Malpass mengulangi keprihatinannya terhadap negara-negara miskin yang menghadapi tingkat utang tinggi. Ia mencatat bahwa 60% negara-negara berpenghasilan rendah sudah menghadapi kesulitan utang atau berisiko tinggi.
Dia telah merekomendasikan perbaikan dalam Kerangka Umum G20 yang diadopsi tahun lalu. Ini dimaksudkan untuk menawarkan jalan merestrukturisasi beban utang yang besar, tetapi belum membuahkan hasil.
Baca juga: IMF: Utang Tinggi Dapat Perlambat Pemulihan Negara
Hambatan utama yaitu kurangnya informasi tentang ukuran utang ke Tiongkok serta beberapa pemberi pinjaman lain yakni perusahaan swasta dan pemerintah. Para menteri keuangan G20 akan bertemu pada Rabu di sela-sela pertemuan musim semi. (AFP/OL-14)
ADA masa ketika sebuah ekonomi perlu ditata dengan hati-hati, yakni menjaga stabilitas, kredibilitas, dan kepercayaan.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Dana Moneter Internasional (IMF) menilai Indonesia titik terang di tengah ketidakpastian ekonomi global.
IMF mengumumkan kesepakatan awal dengan pemerintah Argentina dalam peninjauan pertama program pinjaman senilai US$20 miliar.
PEMERINTAH optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa mencapai target dengan mengandalkan kekuatan ekonomi domestik di tengah kegaduhan perekonomian global.
Salah satu faktor utama pelambatan ekonomi dunia ialah kebijakan perdagangan yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat.
Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tahun 2025 menjadi 1,8%, turun drastis dari prediksi sebelumnya 2,7%.
SEJUMLAH negara miskin sepakat menerima deportasi dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari kebijakan Presiden Donald Trump yang memperketat aturan terhadap migran ilegal.
Beberapa contoh negara miskin di dunia berdasarkan PDB per kapita rendah adalah Sudan Selatan, Burundi, Republik Afrika Tengah, dan Kongo.
Ciri-ciri negara miskin memiliki pendapatan per kapita yang rendah, hal tersebut di mana mayoritas penduduknya berpenghasilan rendah.
Menurut Paus Fransiskus, tidak ada negara atau rakyat yang seharusnya dihancurkan oleh beban utang.
Perubahan iklim mengurangi perekonomian dunia hingga miliaran dolar AS. Negara-negara berkembang paling terkena dampaknya.
Seluruh pemimpin yang menghadiri KTT tersebut menyalahkan sistem pinjaman utang luar negeri yang dibangun negara-negara Barat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved