Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMUA perusahaan yang sudah go publik punya kewajiban untuk memberikan sebagian laba mereka kepada para pemegang saham. Hal itu pula yang dilakukan Adira Finanda.
Sebelumnya diberitakan bawah pada 30 Maret lalu, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya dalah RUPST telah menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021, pengesahan Laporan Keuangan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (firma anggota dari Deloitte Asia Pasifik dan Jaringan Deloitte), dengan opini audit Wajar Tanpa Modifikasian, dan mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021.
Selanjutnya, RUPST juga memutuskan untuk membayarkan dividen tunai sebesar Rp607 miliar atau Rp607 per lembar saham, sekitar 50% dari laba bersih perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021. Pembayaran dividen ini akan dilakukan pada 29 April nanti. Adira Finance telah konsisten dalam memberikan apresiasi atas dukungan para pemegang saham. RUPST juga memutuskan untuk menyisihkan Rp12,1 miliar atau 1% dari laba bersih dan menambah cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Di samping itu, RUPST menunjuk Akuntan Publik Elisabeth Imelda dan Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan, firma anggota dari Deloitte Asia Pasifik dan Jaringan Deloitte sebagai Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit laporan keuangan Perusahaan untuk tahun buku 2022.
RUPST menyetujui pengunduran diri Hafid Hadeli dari jabatannya selaku direktur utama perusahaan dan menyetujui pengangkatan I Dewa Made Susila selaku Dirut baru yang akan efekif menjabat setelah lulus uji kemampuan dan kepatutan dari OJK. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Hafid Hadeli atas dedikasi dan kontribusinya terhadap Perusahaan selama masa tugasnya. Kami berharap beliau dapat terus sukses ke depannya," ujar Perry B. Slangor, Kepala Divisi Corporate Secretary & Investor Relation.
Terakhir, perusahaan juga melaporkan penggunaandana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2021 senilai Rp1.300 miliar, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap II Tahun 2021 senilai Rp200 miliar. Setelah dikurangi dengan biaya penerbitan, seluruh dana hasil dari penerbitan obligasi dan sukuk mudharabah ini digunakan untuk mendanai pembiayaan konsumen sesuai dengan kegiatan usaha Perusahaan. (RO/A-1)
IHSG hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka menguat 23,54 poin ke level 8.235,81 pasca-libur Imlek. Cek analisis dan sentimen pasar selengkapnya.
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim kondisi pasar keuangan nasional berangsur stabil setelah sempat mengalami tekanan.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
IHSG dibuka menguat 26,27 poin ke level 8.317 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Simak analisis pendorong pasar dan proyeksi rentang gerak hari ini.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan 22 pengusaha besar anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Rabu (11/2) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved