Jumat 01 April 2022, 20:52 WIB

Pengamat Apresiasi Langkah Pemerintah Tertibkan Truk ODOL

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pengamat Apresiasi Langkah Pemerintah Tertibkan Truk ODOL

Ist
Pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan.

 

PENGAMAT transportasi, Azas Tigor Nainggolan, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menertibkan kendaraan yang melebihi muatan atau truk Over Dimension Over Loading (ODOL).

Menurut Azas, keberadaan ODOL bukan hanya merusak infrastruktur jalan, karena muatan yang melebihi kapasitas, selain itu truk ODOL juga dapat membahayakan pengendara itu sendiri maupun pengemudi lainnya.

"Misalnya kapasitas jalan hanya bisa dilewati kendaraan 10 ton tapi masuk truk berkapasitas 20 ton tentunya akan merusak jalan," kata Tigor kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/4).

Tigor mengatakan, kendaraan truk ODOL biasanya dimodivikasi agar muatan lebih banyak. Sehingga para pengusaha transportasi bisa menekan cost. 

"Tapi jangan lupa, sistem pengereman truk ODOL yang dimodivikasi tidak maksimal, tidak seperti kendaraan keluaran pabrikan," jelasnya. 

Baca juga: Dishub dan Polres Cianjur Awasi Kendaraan ODOL

Oleh karenanya, Tigor menegaskan bahwa penertiban ODOL butuh konsistensi dan ketegasan pemerintah.

"Jadi terkait dengan penertiban ODOL tidak boleh tawar menawar. Karena penegakkannya sudah ada. Tinggal bagaimana keseriusan pemerintah dalam rangka mewujudkan 2023 bebas ODOL," tandasnya.

Tigor menilai keberadaan truk ODOL sangat berbahaya. Sebab angka kecelakaan yang diakibatkan ODOL cukup tinggi. 

"Kami yakin para pengusaha pun mendukung kebijakan penertiban ODOL tersebut. Sebab saya sempat bertemu dengan beberapa pengusaha transportasi tidak masalah bila ODOL ditertibkan," katanya.

Kendati demikian, kata dia, kebijakan itu tentunya harus diikuti dengan tindakan tegas dari aparat. 

Untuk itu, pihaknya juga sangat mendukung pemberlakuan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sehingga bagi kendaraan yang melanggar langsung kena sanksi tanpa pandang bulu. Termasuk keberadaan truk ODOL.

Tigor menjelaskan, penerapan ETLE tersebut bertujuan agar para pengguna jalan lebih disiplin dengan aturan berlalu lintas.

Menurut dia, sejumlah aturan diberlakukan seiring penerapan ETLE di tol. Sehingga apabila ada yang melanggar aturan tersebut, maka sanksi telah menunggu.

"Ada dua fokus penindakan pada penerapan tilang elektronik di jalan tol. Yaitu berkendara dengan kecepatan tinggi atau melebihi batas kecepatan, kemudian truk over dimension over loading atau ODOL," pungkasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist/Kementan

Kementan dan ICMI Bogor Gelar Pelatihan Pertanian Geo Ekonomi Hijau

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 11:03 WIB
Kementan berkolaborasi dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwilsus Bogor menggelar pelatihan pertanian Geo Ekonomi...
ANTARA

Pemerintah Cari Keseimbangan Pengendalian Minyak Goreng

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 10:21 WIB
"Saat ini harga minyak goreng telah mencapai Rp14.000 per liter di Jawa-Bali, sehingga kebijakan di sisi hulu dapat kita mulai...
Dok.PTK

PTK Dukung Pengembangan Industri Hulu Migas  

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 10:03 WIB
Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani menyampaikan  bahwa SKK Migas dan KKKS senantiasa melakukan program...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya