Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFLIK Rusia dan Ukraina tidak berdampak langsung pada perekonomian Indonesia. Hal itu sejalan dengan minimnya hubungan dagang Indonesia dengan dua negara yang sedang berkonflik tersebut.
"Relasi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Rusia serta Ukraina, cukup rendah Neraca dagang dengan Rusia relatif kecil, hanya US$239,79 juta dan Investasi langsung senilai US$23,21 juta. Sementara dengan Ukraina, nilainya minus US$623,89 juta dan total investasi langsung hanya US$1,6 juta," ujar Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Panutan Sulendrakusuma melalui keterangan resmi, Rabu (23/3).
Kendati demikian, pemerintah tentu melakukan sejumlah antisipasi guna mencegah munculnya dampak buruk yang mungkin terjadi jika perang antarkedua negara itu tidak kunjung berakhir.
Konflik antara Rusia dan Ukraina telah membuat harga energi melambung tinggi. Pasalnya, Rusia merupakan salah satu pemasok terbesar gas di dunia.
Meskipun Indonesia tidak mengimpor gas langsung dari 'Negeri Beruang Merah', kenaikan harga energi untuk negara-negara lain akan berpengaruh pada biaya logistik di sana.
Kondisi itu akan membuat harga beberapa komoditas naik, termasuk yang diimpor Indonesia seperti gandum, kedelai, jagung dan sapi.
Hal itu tentu saja berpengaruh pada industri makanan, restoran dan pelaku katering.
“Ini berpotensi menyebabkan kenaikan laju inflasi di dalam negeri,” kata Panutan.
Secara umum, Panutan berpendapat, konflik Rusia dan Ukraina bisa memberikan dampak besar berupa kenaikan harga secara global pada tiga sektor utama, di antaranya, energi, pertanian dan manufaktur.
Seperti diketahui, Rusia merupakan produsen minyak terbesar ketiga di dunia dan memenuhi 11% dari kebutuhan minyak global. Namun dari segi konsumsi mereka hanya 4%. Selain itu, Rusia juga produsen gas terbesar dan produsen batu bara ke enam terbesar di dunia.
“Perang akan menyebabkan melambungnya harga minyak dunia, gas dan batu bara. Harga minyak untuk jenis Brent sudah mencapai US$101,68/barel,” kata Panutan menjelaskan.
Dari sisi pertanian, lanjut Panutan, Rusia bersama dengan Ukraina merupakan pemasok 29% kebutuhan gandum global, 17% pasokan jagung dan 76% minyak goreng dari jenis bunga matahari.
Adapun dari sisi industri manufaktur, Rusia memasok 35% kebutuhan paladium, 10% platinum, 6% aluminium, 5% nikel dan biji baja 4%. “Kenaikan harga metal tersebut akan menyebabkan kenaikan biaya bahan baku terutama untuk industri manufaktur otomotif dan elektronik,” tutur Panutan.
Selain itu akan terjadi kenaikan harga emas disebabkan emas menjadi alat tukar paling aman selama terjadi perang dan merupakan medium penyimpanan aset konvensional. (OL-8)
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved