Kamis 17 Maret 2022, 18:50 WIB

Mentan SYL: Jaga Gowa dengan Membangun Sektor Pertanian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan SYL: Jaga Gowa dengan Membangun Sektor Pertanian

ANTARA FOTO/Abriawan Abhe
Menko PMK Muhajir Effendy (tengah) dan Mentan Syahrul Yasin Limpo (ketiga kiri) saat upacara adat di Istana Balla Lompoa, Gowa, Sulsel.

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak masyarakat di Kabupaten Gowa untuk menjaga jejak kejayaan kerajaan Gowa sebagai kerajaan terbesar di belahan timur Nusantara. Salah satunya dengan menjaga sektor pertanian agar tetap tangguh dan tumbuh sebagai penopang ekonomi di tengah pandemi.

Istana Balla Lompoa sendiri dibangun pada tahun 1936 oleh Raja Gowa XXXV I Mangimangi Daeng Matutu, Karaeng Bontonompo yang bergelar Sultan Muhammad Tahir Muhibuddin.

"Saya ingin mengingatkan kembali betapa pentingnya peran pertanian pada masa pandemi karena mampu menopang pertumbuhan ekonomi, juga sebagai penghasil devisa negara, kemudian sumber pendapatan utama rumah tangga petani dan penyedia lapangan kerja," ujar Mentan SYL dalam acara peresmian revitalisasi kawasan museum Balla Lompoa, Kamis (17/3)..

Menurut Mentan, sektor pertanian sejauh ini terbukti mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebagai catatan PDB pertanian pada triwulan II tahun 2020 tumbuh sebesar 16,24% (q to q) dan triwulan I tahun 2021 tumbuh 2,95% (y-on-y).

Baca juga: Manfaatkan Bantuan Alsintan Kementan, Petani Kalbar Berhasil Naik Kelas

Selain itu, ekspor produk pertanian pada Januari-Desember 2021 juga tumbuh positif yang mencapai Rp 625,04 triliun atau meningkat 38,69 persen jika dibandingkan tahun 2020.

"Indikator lainnya seperti nilai tukar petani (NTP) juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, dimana sejak Juni 2020 terus mengalami kenaikan. Terbaru Februari 2022 mencapai 108,83 naik 0,15 peraen jika dibandingkan NTP bulan Januari 2021," katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa kebudayaan dan adat merupakan modal yang sangat penting dalam membangun perekonomian Indonesia pasca pandemi.

"Karena itu saya mengajak masyarakat Gowa untuk saling menguatkan dalam menyongsong pemulihan ekonomi pasca pandemi melalui sinergi antara pemerintah, lembaga kebudayaan, dan segenap pemangku kepentingan lain," katanya.

"Saya jiga menyambut baik dan mengapresiasi upaya revitalisasi Museum Balla Lompoa untuk menjadi salah satu destinasi wisata edukasi, sejarah, dan budaya di Kabupaten Gowa," tambahnya.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan terimakasih atas perhatian Menko PMK dan Mentan SYL dalam menjaga pondasi para pendahulu raja Gowa sebagai kerajaan bersejarah di tanah Sulawesi.

"Hari ini tentu masyarakat Gowa berbagangga karena kami melanjutkan pondasi pendahulu kami, dimana orang Gowa dari dulu dkenal sebagai kerajaan paling kuat di masa lampau. Oleh karena kerajaan ini akan kami pertahankan dan kami akan lanjutkan," tutupnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Dhemas Reviyanto

Erick: BUMN Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembuka Lapangan Kerja

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:41 WIB
BUMN dinilai tetap menjalankan proyek-proyek pembangunan yang menciptakan lapangan kerja di tengah pandemi...
Antara/Moch Asim.

Persekutuan Komanditer CV: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Tujuan

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:37 WIB
Persekutuan komanditer merupakan salah satu bentuk badan usaha bukan badan hukum yang dibentuk oleh dua orang atau...
Antara

PEN Bakal Berakhir, Pemerintah Diminta Siapkan Paket Kebijakan Baru

👤Mediaindonesia 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:30 WIB
Lebih lanjut, Teguh menjelaskan, tahun 2023 akan sangat menantang dalam segi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya