Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM waktu dekat tiga perusahaan ekspedisi nasional bakal
menandatangani perjanjian kerja sama digital ekosistem logistik.
Kolaborasi perusahaan besar ini diharapkan dapat menekan tingginya tarif logistik di Indonesia.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti
Choiriana, mengungkapkan, pekan ini pihaknya akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan dua perusahaan ekspedisi lainnya dalam konteks integrasi kurir dan logistik. "Kerja sama ini menandai dilakukannya kolaborasi dalam membangun digital ekosistem logistik nasional, " jelasnya, Senin (14/3)
Menurut dia, inovasi kolaborasi antara tiga perusahaan ekspedisi besar
di Indonesia ini akan menekan biaya logistik di Indonesia yang masih
cukup besar. Data tahun 2018, biaya logistik Indonesia menempati posisi
tertinggi di wilayah ASEAN. Survei Bank Indonesia, biaya logistik
Indonesia sebesar 23% hingga 24% dari pendapatan domestik bruto
(PDB).
"Kolaborasi ini golnya adalah efisiensi biaya logistik di Indonesia.
Karena saat ini biaya logistik kita masih cukup tinggi. Ini akan menjadi kekuatan besar untuk menekan biaya logistik kita," jelas Direktur yang akrab disapa Ana.
Tak hanya itu, kolaborasi tiga perusahaan ekspedisi sebagai langkah
bersama membuka ekonomi baru di seluruh pelosok negeri. Misalnya dalam
pengiriman kargo ke Papua, kapal bisa membawa barang dua kali perjalanan, pulang dan pergi.
Saat pengiriman, kapal membawa barang ke Papua. Kemudian saat kembali
kapal berisi berbagai produk Papua untuk dipasarkan ke seluruh
Indonesia.
"Kerja sama ini akan menciptakan keterjangkauan yang lebih besar dalam membangun jaringan kurir dan logistik kita. Fitur layanannya juga makin baik, rantai pasok barangnya baik, sehingga masyarakat makin
dimudahkan, " imbuh dia. (N-2)
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved