Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA awal tahun ini, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tancap gas dengan mengebor 31 sumur baru sepanjang Januari. Per harinya, PHR mampu mengebor rata-rata satu sumur.
Tercatat Sabtu (29/11) kemarin, PHR mulai mengoperasikan tambahan satu rig pengeboran di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Adapun tepatnya di area Lapangan Petani, Kabupaten Bengkalis, Riau. Total rig pengeboran yang beroperasi di WK Rokan kini menjadi 19 rig.
Baca juga: ESDM: Porsi Bauran EBT 2021 di Bawah Target, Hanya 11,5%
”Di tengah aktivitas yang masif dan agresif, prioritas utama kami adalah keselamatan. Setiap pekerja datang bekerja dalam kondisi sehat, pulang juga harus dalam kondisi selamat," ujar Direktur Utama PHR Jaffee A. Suardin lewat keterangan resmi, Kamis (3/2).
PHR merencanakan pengeboran 400-500 sumur baru pada tahun ini. Adapun target produksi rata-rata tahunan sekitar 180 ribu barel minyak per hari (BOPD).
Ketika alih kelola WK Rokan dari operator sebelumnya pada 9 Agustus 2021, PHR hanya mengoperasikan 9 rig pengeboran. Dalam waktu lima bulan, PHR mengaku berhasil menambah jumlah rig pengeboran menjadi 18 rig.
Baca juga: Ini Potret Kinerja Subholding Upstream Pertamina 2021
Rencana kerja itu diklaim berhasil menaikkan produksi WK migas terbesar kedua di Tanah Air, dengan mengebor lebih dari 130 sumur baru pada tahun lalu. Dari 29 rig workover atau rig kerja ulang yang beroperasi, rencananya ditambah hingga 36 rig kerja ulang.
Adapun tingkat produksi WK migas yang berlokasi di Riau ini dianggap penting dalam mendukung ketahanan energi nasional. Pertamina mengklaim WK Rokan berkontribusi hampir 25% dari total produksi minyak nasional.(OL-11)
TEMUAN cadangan minyak baru sebesar 724 juta barrel oil equivalent (BOE) di wilayah kerja (WK) atau blok Rokan disambut baik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan melaksanakan survei seismik 3 dimensi di sekitar lapangan South Aman, Mindal, dan Asih di Kabupaten Siak, Riau.
Kini, PHR siap memasuki tahap eksekusi proyek CEOR Minas untuk meningkatkan produksi minyak dari Blok Rokan.
PHR berkomitmen melakukan kerja pasti eksplorasi masif dan agresif yang meliputi 11 sumur eksplorasi, 1.000 km2 seismik 3D dan 5 studi geologi dan geofisika (G&G).
Jumlah 162.000 per hari saat ini yang mampu diproduksi oleh Blok Rokan, merupakan 25% dari total produksi minyak Indonesia, yaitu sekitar 600.000 barel per hari.
PHR sudah menyerahkan kepada Pemprov Riau melalui PT Riau Petrolium Rokan (RPR) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Desember 2023.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved