Rabu 26 Januari 2022, 21:58 WIB

PLN : PLTSa Putri Cempo Urgen Dibutuhkan untuk Transisi Energi 

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
PLN : PLTSa Putri Cempo Urgen Dibutuhkan untuk Transisi Energi 

Antara/Maulana Surya
Pembangunan PLTSa Putri Cempo

 

PT PLN siap menyerap listrik sebesar 5 megawatt (MW) yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Surakarta yang berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Jawa Tengah. 

PLTSa tersebut dibutuhkan pemerintah dalam transisi energi. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, konstruksi proyek itu senilai Rp330 miliar dan sudah mencapai progres 67,84%. 

"Pembangunan PLTSa Surakarta adalah salah satu yang paling urgen. Sebab, melalui proyek ini menjadi langkah dalam mencapai net zero emission di 2060," ucapnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/1). 

Ditargetkan, pembangkit yang berada di TPA Putri Cempo Surakarta ini bisa beroperasi secara penuh pada Desember 2022. 

PLN dan pengembang PLTSa Putri Cempo, yaitu PT Solo Citra Metro Plasma Power telah menyepakati harga jual beli listrik sebesar US$13,35 cent per kilowatt hour (kWh) atau setara Rp 1.800 per kWh. 

Sebagai pembeli, PLN siap menyerap listrik untuk disalurkan ke masyarakat luas. 

Baca juga : Saudi Bikin Grup untuk Kembangkan Industri Video Game

"Kami dari sisi PLN all-out dalam mendukung sisi teknis dan kebutuhan-kebutuhan pembangunan PLTSa," tambah Darmawan. 

PLTSa Putri Cempo akan menggunakan bahan bakar sampah yang dikelola oleh masyarakat. PLN menerangkan, pembangkit itu memanfaatkan teknologi gasifikasi plasma, sampah rumah tangga yang menjadi masalah lingkungan bisa diolah menjadi bahan baku listrik yang ramah lingkungan. 

Meski melalui proses pembakaran, PLN menjanjikan penggunaan sampah sebagai bahan energi ini tidak akan mencemari lingkungan sekitar, karena gas yang dihasilkan dari proses ini bebas dari bahan kimia maupun kandungan lainnya yang berbahaya. 

Pembangunan PLTSa sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018, tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, untuk mendorong pemanfaatan energi bersih dan terbarukan. 

Selain PLTSa Surakarta ini, PLN mengaku sudah berkontrak dengan 2 PLTSa lainnya. Pertama, PLTSa Benowo di Surabaya sudah COD di bulan Maret tahun lalu. Kedua, PLTSa di Jakarta yaitu PLTSa Sunter juga sedang dalam tahap pemenuhan prasyarat kontrak. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Iggoy el Fitra.

Program Minyak Goreng Rakyat Manfaatkan Teknologi Digital

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:53 WIB
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara bersinergi dengan pelaku usaha minyak goreng meluncurkan Program Migor...
cryptobuyclub.com

Token Sangkara Mulai Dilirik di Luar Negeri

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:26 WIB
Token dalam negeri, Sangkara mulai dilirik penduduk luar...
Dok. Usplash.com

AP II Tangani 41.500 Ton Kargo Selama Angkutan Lebaran 2022

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:07 WIB
Selain peningkatan jumlah pergerakan penumpang, bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II atau AP II juga mencatat pertumbuhan angkutan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya