Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTASI pada pemasangan solar panel untuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) masih menarik bagi mayoritas investor dalam menjalankan operasional industri energi. Margin dari industri tersebut dinilai masih memiliki keekonomian yang menguntungkan, mengingat Indonesia memiliki energi surya yang melimpah sepanjang tahun.
Chief Executive Officer (CEO) PT Sumber Energi Surya Nusantara (Sesna), Rico Syah Alam, mengatakan kepastian industri energi baru terbarukan (EBT) dalam dunia usaha masih menjanjikan dengan berbagai skema, baik untuk pemerintah maupun sektor swasta. "Pemerintah menawarkan beberapa skema bisnis bagi pelaku usaha di energi baru terbarukan, di antaranya Power Purchase Agrement (PPA) yakni hasil listrik akan dibeli oleh PLN dengan margin yang sudah diperhitungkan dan oleh PLN akan didistribusikan kepada end user seperti pabrik atau rumahan," kata Rico dalam keterangan tertulis, Senin (27/3).
Kerja sama pembangkitan listrik energi surya dengan PLN pun memiliki nilai kontrak jangka panjang. Ini berarti kepastian investasi bisa diperhitungkan dengan rentang waktu yang lama tanpa harus khawatir ada kendala ketidakpastian usaha.
Baca juga: Penghasil Minyak Texas Kini Pemimpin Ladang Angin dan Matahari
Sesna selaku perusahaan pengembang proyek PLTS asal Indonesia yang berfokus pada penyediaan energi baru terbarukan melalui jasa pengembangan dan investasi PLTS, mengaku optimistis bahwa usahanya bisa berkembang di Indonesia, mengingat usaha serupa di kawasan ASEAN telah berkembang dengan pesat. Terkait dengan wacana aturan pembatasan 15% penggunaan maksimum PLTS oleh PLN, Sesna mengaku tidak terkendala dengan wacana tersebut. "Menurut kami secara teknologi dan finansial, hal tersebut tidak mengganggu operasional usaha bisnis dari penyediaan listrik EBT," katanya.
Hal tersebut diperkuat Rico dengan target bauran energi sebesar 23% pada 2025 di Indonesia yang tetap digaungkan oleh pemerintah. Dengan kepastian program dan peraturan pemerintah, tentu saja investasi industri EBT akan tetap menarik, sebab dapat membantu pemerintah mencapai target pemenuhan bauran energi.
Baca juga: Fokus The Fed Tetap Menaikkan Suku Bunga untuk Menekan Inflasi
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 26 Tahun 2021 tentang PLTS atap yang terhubung pada jaringan tenaga listrik pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum. Aturan itu menggantikan Peraturan Menteri ESDM Nomor 49 Tahun 2018.
Meski aturan tersebut menyatakan kapasitas maksimum sistem PLTS atap mencapai 100% dari daya tersambung pelanggan PLN, realisasinya pelaku industri masih belum bisa memasang sesuai dengan pernyataan tersebut dan hanya terbatas sampai 15%. Sebagai perusahaan yang berfokus pada bidang energi khususnya energi surya, pada dasarnya SESNA menargetkan pasar tidak terbatas pada PLN, tetapi juga melebarkan peluang ke sektor swasta.
Oleh karena itu, Sesna berinisiasi mendirikan platform bernama Solar Warrior Indonesia dengan target pasar sektor swasta seperti industri manufaktur dan mining. Solar Warrior Indonesia memiliki beragam pengalaman proyek di berbagai sektor. Proyek terbesarnya yaitu green mining saat Solar Warrior bermitra dengan salah satu perusahaan tambang batu bara dan nikel di Indonesia. (Z-2)
DI tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan, komitmen terhadap netral karbon tidak lagi cukup berhenti pada pencapaian sertifikasi.
Selain itu, perovskite lebih ringan dan bisa dibuat dengan proses yang lebih sederhana. Perovskite juga bisa digabungkan dengan bahan silikon yang selama ini dipakai pada panel surya.
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
SUN Energy berupaya membuka jalan bagi lebih banyak komunitas untuk menikmati manfaat energi yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kesetaraan akses energi di Indonesia.
TENAGA surya menjadi pilihan energi alternatif untuk mengurangi emisi karbon penyebab perubahan iklim. Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) salah satu pilihan terbaik.
Agar berkelanjutan, tim pengabdian USK menyerahkan instalasi hidroponik bertenaga surya kepada desa itu.
Dampak Bumi Tanpa Energi Matahari. Matahari lenyap? Bumi membeku! Pelajari dampak mengerikan ketiadaan energi surya: suhu ekstrem, kegelapan abadi, dan kehancuran ekosistem.
Agar mengetahui berbagai sumber energi alternatif tersebut, bacalah uraian berikut dengan saksama.
ILMUWAN memperkirakan umur matahari sekitar 5 miliar tahun atau memasuki fase paruh baya (middle age).
Matahari memberikan banyak dampak yang bisa menjadi manfaat untuk kita di Bumi. Manfaat-manfaat tersebut tidak hanya untuk sebagian kecil makhluk Bumi, tetapi untuk semua aspek dan makhluk.
Dioperasikannya infrastruktur kelistrikan yang mengadopsi energi ramah lingkungan itu menjadi bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam penggunaan energi hijau.
Di Jawa Barat, Presiden Jokowi diagendakan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Cirata 192 MWP. PLTS itu tepatnya terletak di Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Purwakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved