Selasa 25 Januari 2022, 09:52 WIB

OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Aset Kripto

Despian Nurhidayat | Ekonomi
OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Aset Kripto

Antara
OJK

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara tegas melarang lembaga jasa keuangan untuk memfasilitasi pedagangan aset kripto. Mereka pun meminta masyarakat mewaspadai dugaan penipuan skema ponzi investasi kripto.

"OJK dengan tegas melarang lembaga jasa keuangan untuk menggunakan, memasarkan, dan atau memfasilitasi perdagangan aset kripto," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dilansir dari keterangan resmi, Selasa (25/1).

Lebih lanjut, aset kripto dikatakan merupakan komoditi yang memiliki fluktuasi nilai yang sewaktu-waktu dapat naik dan turun, sehingga masyarakat harus memahami risikonya sebelum melakukan perdagangan aset kripto.

OJK juga tidak melakukan pengawasan dan pengaturan aset kripto. Pengaturan dan pengawasan aset kripto sendiri dilakukan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dari Kementerian Perdagangan. (OL-12)

Baca Juga

Dok. Jaya REeal Property

Geliat Industri Properti Terus Berlanjut, Jaya Real Properti Luncurkan Ruko 2 Lantai Seharga Rp2,2 M

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:18 WIB
Produk ini berupa ruko dua lantai untuk menangkap captive market milenial (usia 24-39 tahun) dan produktif (perkiraan usia 15-64 tahun)...
Antara/Muhammad Adimaja.

CrediBook Gandeng Universitas Warmadewa Dukung UMKM Berbasis Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 20:16 WIB
Banyak pelaku usaha masih mengandalkan pencatatan keuangan secara manual sehingga tidak memiliki laporan keuangan yang...
Ist/Kementan

Epidemiolog: Munculnya Virus PMK di Indonesia Bisa Karena Perubahan Iklim

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 20:02 WIB
Perubahan iklim yang ditandai dengan peningkatan suhu sebagai dampak dari berkurangnya hutan tropis mendorong hewan-hewan liar bermigrasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya