Jumat 14 Januari 2022, 22:31 WIB

Telan Rp1,44 T, PUPR : Bendungan Bintang Bano Bisa Mereduksi Banjir

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Telan Rp1,44 T, PUPR : Bendungan Bintang Bano Bisa Mereduksi Banjir

Dok. Kementerian PUPR
Bendungan Bintang Bano di Sumbawa, NTB

 

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono mengungkapkan, Bendungan Bintang Bano yang berada di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa mengurangi banjir di wilayah tersebut sebesar 53%. 

Diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (14/1), bendungan yang dibangun sejak 2015 itu, menelan biaya Rp1,44 triliun. Pembangunannya dilaksanakan oleh kontraktor PT Brantas Abipraya-PT Hutama Karya-PT Bahagia Bangun Nusa. 

"Berdasarkan laporan dari Bupati Sumbawa Barat, saat terjadi hujan besar di daerah Taliwang, Sumbawa Barat sudah tidak terjadi banjir lagi. Apalagi nanti kalau Bendungan Tiu Suntuk selesai juga, akan menambah daya kendali banjir," tutur Basuki dalam rilis resmi, Jumat (14/1). 

Selain itu, Benndungan Bintang Bano juga difungsikan untuk pemenuhan kebutuhan air baku untuk tujuh kecamatan di Sumbawa Barat berkapasitas 550 liter/detik. 

Kemudian, lanjut Basuki, bendungan tersebut memiliki potensi penghasil listrik dari tenaga air sebesar 6,6 megawatt dan nanti ditambah panel surya terapung (floating panel). 

Baca juga : Tingkatkan Profesionalisme BUMN, Erick Thohir Perbanyak Talenta Kompeten

"Terakhir sudah pasti potensi pariwisata. Empat perahu naga yang tadi digunakan kami berikan untuk masyarakat Sumbawa untuk berlatih dayung sekaligus untuk mendukung wisata danau," jelas Basuki. 

Bupati Sumbawa Barat H. W Musyafirin menerangkan, pembangunan bendungan ini dimulai sejak 2008 dan diinisiasi oleh pemda setempat. Di 2012, sempat terhenti karena tidak memiliki cukup anggaran. 

"Akhirnya kami datang ke Kementerian PUPR, begitu Presiden Jokowi dilantik langsung bersedia meneruskan proyek ini oleh pemerintah pusat," kata Musyafirin. 

Bendungan Bintang Bano memiliki kapasitas tampung yang sangat besar 76 juta m3 dengan luas genangan 256 hektare, dan mampu mengairi sawah 6.700 hektare. (OL-7)

Baca Juga

DOk. HCMl

Lapangan Gas MAC HCML Siap Berproduksi 

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 18 Januari 2022, 22:50 WIB
Saat ini, perusahaan sudah menandatangani perjanjian jual beli gas dengan PT Petrokimia Gresik, PT Bayu Buana Gemilang, dan PT Inti...
Antara/Fakhri Hermansyah

Gunung Prisma Dorong Penerapan Ekonomi SIrkular di Industri Baja 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 18 Januari 2022, 22:48 WIB
"Melalui penyediaan bahan konstruksi berbahan baja yang didapatkan dari produsen dengan teknologi hijau dan solusi yang berkelanjutan...
MI/Andri Widiyanto

Rencana Kenaikan Tarif Listrik Dinilai Sudah Tepat 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 18 Januari 2022, 22:35 WIB
Dia mengatakan, yang mau diterapkan pemerintah adalah tariff adjustment yang dibekukan sejak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya