Kamis 02 Desember 2021, 20:59 WIB

Sambut 2022, Saatnya Move On dan Hindari Investasi Bodong 

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Sambut 2022, Saatnya Move On dan Hindari Investasi Bodong 

Ilustrasi
Ilustrasi investasi

 

SEPANJANG 2021, masyarakat banyak mendengar atau bahkan memiliki pengalaman berinteraksi langsung dengan investasi bodong. Ketua Satgas Waspada Investigasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tongam L. Tobing mengatakan, investasi bodong dapat dideteksi melalui beberapa hal, seperti imbal hasil investasi yang diberikan atau dijanjikan berada di luar batas kewajaran dan biasanya diberikan dalam waktu singkat. 

Kedua, adanya keharusan bagi investor untuk merekrut anggota yang lain. Ketiga, tidak dijelaskan di mana perusahaan berada, cara mengelola investasi, dan siapa pengurusnya. Keempat, kegiatan investasi yang dilakukan menyerupai skema ponzi atau money game. Kelima, apabila berbentuk barang, barangnya berkualitas rendah. Dan terakhir, bonus atau imbal hasil investasi hanya bisa dicairkan apabila kita merekrut atau mengajak anggota baru. 

Menurut data OJK, praktik-praktik investasi bodong telah merugikan masyarakat Indonesia hingga Rp117,4 triliun dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Angka ini lebih besar dari APBD DKI Jakarta pada 2021 (Rp84,19 triliun) dan hampir 12 kali lipat dari anggaran penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 (Rp10,43 triliun). Tentu angka yang fantastis ini sudah selayaknya menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan di dalam ekosistem jasa keuangan. Perlu adanya langkah-langkah nyata agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban berikutnya. 

CEO Bibit.id Sigit Kouwagam menegaskan bahwa musuh terbesar yang dihadapi oleh pelaku industri bukanlah kompetitor, melainkan investasi bodong yang jelas-jelas menggunakan cara-cara yang salah dan merugikan masyarakat. 

Dalam kaitannya dengan upaya-upaya menjauhkan masyarakat dari investasi bodong, Bibit terus menggencarkan berbagai inisiatif edukasi dan literasi. 

Baca juga : Pandemi Covid-19 Terkendali, Industri Telekomunikasi Siap Berlari Kencang 

Inisiatif-inisiatif ini disosialisasikan melalui kanal-kanal informasi resmi milik Bibit lewat program-program seperti Live Instagram, acara webinar tentang pentingnya berinvestasi, kelas edukasi untuk memahami reksa dana, dan newsletter yang Bibit kirimkan secara rutin kepada para penggunanya. Selama tahun 2021, Bibit menyelenggarakan lebih dari 80 sesi edukasi kepada masyarakat. 

Selain itu, Bibit menyediakan live customer support 24/7 agar setiap pengguna yang ingin bertanya dan mengkonfirmasi investasi yang mencatut nama Bibit dapat dilayani dengan baik. Bibit juga memiliki tim edukasi finansial yang beranggotakan mereka yang memiliki latar belakang dan keahlian di bidang investasi dan keuangan. 

Dalam hubungannya dengan regulator, Bibit secara aktif dan berkelanjutan melakukan koordinasi dengan Satgas Waspada Investasi OJK untuk melaporkan dan menindaklanjuti pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan atau mencatut nama Bibit untuk mengelabui masyarakat. 

“Semua inisiatif yang Bibit lakukan dilakukan untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang aman, inklusif, dan bertanggung jawab sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat mulai membangun masa depan keuangan yang lebih baik dengan cara-cara investasi yang benar. Pekerjaan rumah untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat memang masih belum selesai. Kami akan melanjutkan inisiatif-inisiatif edukasi dan literasi ini di tahun 2022 dan tahun-tahun selanjutnya,” pungkas Sigit. (OL-7)

Baca Juga

AFP

Bank Sentral AS Kemungkinan Naikkan Suku Bunga Maret

👤Muhamma Fauzi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 07:26 WIB
FEDERAL Reserve AS atau Bank Sentral AS pada Rabu (26/1/2022) mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada Maret...
dok.ant

Pernyataan The Fed Bikin Harga Emas Turun 22,8 Dolar AS

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 05:45 WIB
KOMENTAR pejabat Federal Reserve AS yang berharap akan segera menaikkan suku bunga, mendorong harga emas berjangka anjlok 22,8 dolar AS...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Menkop UKM Tegaskan Tak Ada PEN dalam Bentuk Bantuan Ternak di NTB

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Rabu 26 Januari 2022, 23:47 WIB
Yang ada hanyalah bantuan hibah untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan jumlah bantuan Rp1 Juta per...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya