Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERADAAN rayap seringkali dianggap sepele. Namun, ketika binatang menyerupai semut putih dengan jumlah 2.800 spesies di seluruh dunia itu sudah melahap struktur bangunan rumah, furniture dan aset berharga, barulah kita tersadar bahwa rayap sangat menyebalkan karena membawa kerusakan dahsyat, dan tentu merugikan secara finansial.
Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) menaksir kerugian yang diakibatkan oleh hama di Indonesia dapat mencapai Rp2,8 triliun setiap tahunnya. Kerugian itu salah satunya disumbang oleh tingginya populasi rayap yang berada di Indonesia. Rayap adalah sejenis serangga satu turunan sari Ordo Blattodea (kecoa). Rayap tidak pernah tidur, menggerogoti material kayu, kertas, selulosa dan barang-barang tertutup seperti box dan toples selama 24 jam penuh.
Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) Dodi Nandika menyebut, inovasi terbaru pengendalian rayap dapat dilakukan dengan metode reticulation system (sistem retikulasi), yaitu meletakkan rangkaian pipa bawah tanah di sekitar bangunan.
“Upaya pencegahan akan jauh lebih baik dibandingkan jika sudah terkena serangan rayap pada saat bangunan sudah didirikan. Dengan retikulasi, kita dapat melakukan perlindungan berkelanjutan terhadap serangan rayap karena memungkinkan berulang kali mengisi termitisida pada pipa yang sudah dibuat,” terangnya saat menyampaikan paparan dalam Webinar “Dampak Serangan Rayap Pada Bangunan Anda dan Solusi Untuk Mengatasinya”, yang digelar Rentokil Indonesia.
Kendati ukuran serangga ini hanya 0,6 centimeter, lanjut Dodi, namun ia hidup dengan berkoloni. Iklim tropis yang hangat sepanjang tahun disertai kelembaban udara yang tinggi sekitar 70-90% dan tanah yang kaya akan bahan organik membuat setiap lahan di negeri ini menjadi tempat tinggal yang sempurna bagi keberadaan koloni rayap.
Baca juga : Strategi Keuangan Hadapi 'Black Friday' Agar Hemat Uang dan Waktu
Umumnya, orang baru akan melakukan tindakan pengendalian rayap setelah properti mereka terserap oleh rayap. “Padahal, penangangan hama rayap dapat dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum bangunan properti itu dibangun,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang inti business-nya fokus pada pest control (pengendali hama), Rentokil Indonesia belum lama ini melansir metode Rentokil Termite Drips System (RTDS) dan Rentokil Termite Piping System (RTPS), yaitu kegiatan pengendalian rayap sebelum struktur bangunan didirikan dengan mengandalkan pipa yang tertanam dalam struktur tanah.
Metode RTDS bekerja melalui sistem pipa dengann emitter yang menghasilkan tetesan, distribusi bahan kimia yang dialirkan menjadi merata dan presisi, dikarenakan sistem tersebut sudah menggunakan turbonet. Sementara metode RTPS menggunakan sistem pipa yang memanfaatkan tiga jenis nosel di setiap pipa untuk menyalurkan bahan kimia secara merata ke seluruh area.
National & Sales Operation Manager Rentokil Indonesia, Sulkifly Barata menjelaskan, pipa di kedua metode tersebut terjamin kekuatannya dan bisa mencapai umur pemakaian lebih dari 20 tahun. Fitur mulsa plastik pada pipa yang diplot sebagai penahan cor-coran dapat mencegah emmiter atau nosel tertutup cor-coran sehingga pipa betul-betul berfungsi baik, awet dan aman.
“Selain bertujuan untuk membuat barikade dalam tanah yang dapat menghalangi serangan jalur rayap, keunggulan metode sistem pipa ini sangat efektif dan efisien dikarenakan sirkulasi penyemprotan termitisida dapat digunakan berulang kali melalui pipa yang sudah tertanam. Metode ini sangat disarankan bagi konsumen yang ingin menjaga properti dan aset terlindungi dari serangan rayap di kemudian hari,” pungkas Sulkifly. (RO/OL-7)
Temukan panduan lengkap tentang rumah. Mulai dari definisi, fungsi vital, ragam gaya arsitektur, hingga tips cerdas membeli hunian impian Anda di sini.
Temukan panduan lengkap mengenai rumah, mulai dari fungsi, tren desain terkini, hingga tips cerdas membeli hunian impian bagi keluarga Anda di sini.
Penggunaan material yang tepat sejak awal, seperti perpipaan yang tahan lama dan sanitary berkualitas, justru membantu memangkas biaya jangka panjang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan bahwa kesulitan untuk memiliki rumah menjadi salah satu alasan anak muda di kota takut menikah.
Rumah dan lingkungan yang terdampak banjir harus segera dibersihkan agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan kuman dan jamur yang dapat memicu munculnya masalah kesehatan dan penyakit.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk hingga kuartal III 2025 membukukan penjualan Rp2,11 triliun atau meningkat 4,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kementerian Perdagangan memproyeksikan potensi pertumbuhan ekspor bahan bangunan dan konstruksi Indonesia ke pasar ASEAN.
GIAS Group, distributor bahan bangunan berkualitas, telah meresmikan GNET Experience Center perdananya di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, pada Jumat (8/8).
Menghadapi tantangan pembangunan di wilayah dengan curah hujan tinggi, seperti Bogor, membutuhkan pemilihan bahan bangunan yang tepat.
INDUSTRI retail bahan bangunan Indonesia resmi kedatangan pemain baru.
Selama 40 tahun Aquaproof telah berkontribusi terhadap pembangunan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved