Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUKSI biji-bijian Brasil akan mencapai rekor 270,7 juta ton pada 2022. Target itu sekitar 7,8% lebih banyak dari tahun ini, menurut perkiraan resmi oleh lembaga statistik IBGE atau The Brazilian Institute of Geography and Statistics, Kamis (12/11).
Proyeksi tahun depan lebih tinggi 19,5 juta ton dari panen tahun ini yang sedikit turun dari 2020. Proyeksi kenaikan terutama disebabkan oleh ekspektasi yang lebih baik untuk panen jagung. Ini berarti ada pemulihan setelah dilanda kekeringan parah.
IBGE memperkirakan pertumbuhan produksi jagung sebesar 11,1% untuk panen pertama pada 2022 menjadi 2,8 juta ton dan 26,8% untuk panen kedua sekitar 16,3 juta ton. Brasil ialah produsen jagung nomor tiga dunia dan nomor satu untuk kedelai.
IBGE memperkirakan peningkatan 0,8 persen atau 11 juta ton untuk produksi kedelai pada 2022. Proyeksi untuk gandum dan beras turun.
Baca juga: Wall Street Ditutup Beragam saat Kekawatiran Inflasi Meningkat
Perkiraan sebelumnya oleh agen pemasok pertanian pemerintah, Conab, telah menempatkan angka produksi biji-bijian pada 2022 bahkan lebih tinggi yakni 288,61 juta ton. (AFP/OL-14)
Menurutnya, jika gaya komunikasi konfrontatif ini terus dipertahankan, Tani Merdeka berisiko kehilangan posisi sebagai mitra strategis pemerintah.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Indonesia menutup 2025 dengan capaian penting di sektor pangan, khususnya jagung.
Secara gizi, jagung kaya akan karbohidrat, serat, vitamin B, serta mineral seperti magnesium dan fosfor, sehingga baik untuk sumber energi dan kesehatan tubuh.
Di Banyuwangi, Jawa Timur, sosok Boimin atau akrab disapa Pak Bo dikenal sebagai petani yang tekun, bijak, dan dermawan ilmu.
Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Latif Usman memimpin kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di lahan seluas 2,7 hektare di Kabupaten Sragen.
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved