Selasa 26 Oktober 2021, 22:40 WIB

Bank BJB Tetap Catatkan Pertumbuhan Positif

Bayu Anggoro | Ekonomi
Bank BJB Tetap Catatkan Pertumbuhan Positif

MI/BAYU ANGGORO
Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi

 


PERTUMBUHAN kinerja yang berkualitas dan berkelanjutan terus diperlihatkan Bank BJB sepanjang 2021. Di tahun kedua pandemi covid-19, Bank BJB sanggup mempertahankan kinerja positif yang secara istimewa telah ditorehkan perusahaan.

Direktur Utama Yuddy Renaldi mengatakan, Bank BJB berhasil membubuhkan
laba bersih Rp1,4 triliun atau tumbuh 17,5% secara year on year. Total
nilai aset yang dimiliki Bank BJB pun tumbuh sebesar 7,9% year on year
(y-o-y) menjadi Rp159,3 triliun memasuki kuartal ke-3 di 2021.

Sektor kredit yang menjadi salah satu penopang pertumbuhan laba tumbuh
6,9% y-o-y, berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan
nasional sesuai data per Juli 2021 yaitu sebesar 2,21%. Total jumlah
kredit yang disalurkan mencapai sebesar Rp95,1 triliun.

Yuddy menyebutkan tingkat risiko dapat terkelola dengan baik yang mencerminkan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan. Rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) di angka 1,3%, jauh dari angka rata-rata NPL bank nasional berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juli 2021 yang mencapai 3,35%.

Menurut dia, kondisi itu membuktikan bahwa Bank BJB merupakan perusahaan yang adaptif dan agile dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan. Kelenturan dan adaptabilitas perseroan ini tidak terlepas dari kecakapan pengelola dalam menerjemahkan prinsip tata kelola yang baik dan visi pertumbuhan berkelanjutan melalui langkah strategis yang sesuai dengan kebutuhan ekspansi.

Kinerja positif perusahaan ini merupakan bekal yang sangat penting bagi
Bank BJBb dalam menjaga ritme ekspansi yang terus melangkah maju. "Hal ini juga mencerminkan citra positif perusahaan yang senantiasa terjaga dengan baik, seiring dengan semakin bertumbuh besarnya harapan publik terhadap Bank BJB sebagai mitra usaha untuk berkembang dan bertumbuh bersama," lanjut Yuddy.

 

Soliditas manajemen

 

Catatan positif ini berjalan sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional yang bergerak positif. "Kendati situasi pandemi masih menunjukkan ketidakpastian, Bank BJB dengan gerak cepat melalui serangkaian strategi inovasi sanggup mengonversi tantangan
yang dihadapi dalam segala lini usaha menjadi peluang untuk tetap
bertumbuh," tambahnya dalam acara Analyst Meeting Triwulan 3 2021 dan Public Expose Bank BJB 2021, Selasa (26/10).

Tren yang menggembirakan ini, tambahnya, juga tidak lepas dari soliditas internal dan kerja sama yang berorientasi kemitraan dengan semangat untuk bertumbuh maju bersama para mitra. Karena itu, kepercayaan publik terhadap Bank BJB semakin menguat seiring dengan pertumbuhan usaha.

Di samping kinerja secara finansial, Bank BJB juga concern terhadap
bisnis yang berkelanjutan dengan senantiasa memperhatikan aspek-aspek
environment, social dan governance.

Mengacu pada POJK 51/POJK.03/2017  tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik juga sebagai salah satu Indonesia First Movers on Sustainable Banking, Bank BJB berkomitmen untuk melangkah satu demi satu menjadi perbankan yang sustainable.

"Dari aspek pembiayaan kami memiliki portofolio berkelanjutan yang
disalurkan pada sektor UMKM, transportasi ramah lingkungan, energi
terbarukan, pencegahan polusi, dan sustainable sector lainnya. Dari sisi inklusi kami memiliki Pesat atau Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu yang merupakan pusat dari pembentukan wirausaha baru," papar Yuddy.

 

Pandemi

 

Di masa pandemi kegiatan sosial gencar dilakukan untuk penghimpunan dana di lingkungan pegawai yang disalurkan melalui kegiatan sosial. Sementara dalam program vaksinasi, sampai dengan saat ini 93% pegawai telah divaksinasi.

Bank BJB, ungkapnya, juga mendorong pengurangan penggunaan kertas baik di lingkungan bank sendiri maupun pemerintah daerah sebagai partner strategis Bank BJB melalui penyediaan berbagai aplikasi seperti SP2D
online, dan pembayaran pajak secara elektronik.

"Secara tata Kelola Bank BJB menuju standar ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), memiliki Unit Pengendalian Gratifikasi yang bekerja sama dengan KPK sejak 2011, Whistle Blowing System (WBS) yang dapat diakses publik via website dan Fraud Detection System," tandasnya. (N-2)

Baca Juga

Ist

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, PStore Komit Penuhi Kepuasan Konsumen

👤Widhoroso 🕔Senin 06 Desember 2021, 00:30 WIB
KENYAMANAN konsumen menjadi salah satu hal yang harus dipenuhi setiap perusahaan untuk bisa tetap bertahan dalam...
DOK Pribadi.

Merek Lokal Queensland Luncurkan Koleksi Terbaru

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:09 WIB
Koleksi tersebut dapat ditemukan dan dibeli di toko offline yang tersebar luas di seluruh Indonesia dan tersedia pada online store yang...
Dok. Nippon Paint

Ekspansi Bisnis ke sektor Konstruksi, Nippon Paint Akuisisi Selleys dan Vital Technical

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 05 Desember 2021, 22:10 WIB
akuisisi itu didasari potensi pasar retail SAFL dapat mencapai Rp6 Triliun per tahun berdasarkan penelitian pasar yang dilakukan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya