Sabtu 23 Oktober 2021, 13:06 WIB

Tidak Bayar Utang di Pinjol Legal, Apa Saja Risikonya

Muhamad Fauzi | Ekonomi
Tidak Bayar Utang di Pinjol Legal, Apa Saja Risikonya

dok.ist
Ilustrasi; pinjaman online

 

ASOSIASI Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) melihat masih banyak persepsi yang keliru soal pinjaman online alias pinjol hingga masyarakat tidak mau membayar pinjaman.

"Orang sering salah kaprah. Pinjaman online, tidak ada tatap muka, (lalu berpikir) tidak bayar tidak apa-apa," kata Sekretaris Jenderal AFPI, Sunu Widyatmoko, dikutip Sabtu.

Padahal, perusahaan teknologi finansial memanfaatkan kemajuan teknologi supaya semakin mudah diakses. Dengan begitu, akan lebih banyak orang yang bisa merasakan layanan keuangan.

Rekam jejak di dunia digital tidak bisa hilang, berlaku juga untuk pinjaman online yang resmi. Ketika masyarakat meminjam uang dari perusahaan teknologi finansial yang resmi, rekam jejak kredit akan tercatat pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jika tidak membayar pinjaman dari layanan tekfin yang resmi, skor kredit masyarakat yang tercatat di SLIK OJK tentu tidak baik.

Skor kredit ini sangat berpengaruh terhadap pinjaman, misalnya, jika tidak baik, orang tersebut akan dianggap berisiko sehingga akan sulit disetujui jika mengajukan pinjaman lagi.

Contoh lainnya, jika skor kredit baik, bisa jadi ia akan mendapatkan bunga yang rendah pada pinjaman berikutnya karena termasuk nasabah dengan risiko rendah.

AFPI meminta masyarakat yang pernah mengajukan pinjaman pada tekfin legal untuk membuat rekam jejak kredit yang baik sejak awal.

Untuk itu, Sunu mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak ketika mengajukan pinjaman, yaitu sesuaikan besaran pinjaman dengan kebutuhan dan kemampuan serta kembalikan tepat waktu.

Jika sudah telanjur mengambil kredit dan kesulitan mengembalikan, beri tahu kepada penyedia layanan atau penagih utang dan buat kesepakatan kapan bisa membayar. Setelah itu, bayar pada waktu dan jumlah yang sudah disepakati. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Mau Utang Lewat Pinjol, Pelajari Dulu Risiko dan Legalitasnya

Baca Juga

DOK Pribadi.

KPI Ajak Pengiklan Dukung Program Berkualitas di Televisi

👤Glory Natha 🕔Kamis 02 Desember 2021, 19:01 WIB
Dalam riset kali ini ada delapan program siaran televisi yang dinilai terdiri atas program berita, anak, talkshow, religi, wisata budaya,...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Wimboh Santoso: Bonus Demografi Harus Dimanfaatkan Semaksimal Mungkin

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 02 Desember 2021, 18:51 WIB
Dari sektor keuangan, OJK juga telah memperpanjang kelonggaran kredit perbankan selama satu tahun dari 31 Maret 2022 menjadi 31 Maret...
Ist

CPA Australia Telah Dorong dan Perkuat Profesi Akuntansi di Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 18:37 WIB
Badan akuntansi global Certified Practising Accountant (CPA) Australia memperingati 10 tahun pembukaan kantornya di Jakarta dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya