Senin 18 Oktober 2021, 16:33 WIB

125 Pegawai BPN Dihukum soal Mafia Tanah

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
125 Pegawai BPN Dihukum soal Mafia Tanah

MI/Seno
Ilustrasi

 

KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghukum 135 pegawainya yang terlibat dalam kasus mafia tanah di Tanah Air. Sanksi tersebut berupa mutasi hingga pemecatan.

"Oknum BPN itu kami keras sekali (bertindak). Banyak yang kita pecat. Ini bagian dari perbaikan sistem," ujar Menteri ATR/BPN, Sofyan Jalil dalam konferensi pers virtual, Senin (18/10).

Sofyan menerangkan alasan mengapa pegawai BPN yang terlibat kasus mafia tanah, tapi baru dimutasi, ini disebabkan karena proses hukum yang masih belum rampung.

"Proses pemeriksaan belum lengkap, belum tuntas. Sehingga tidak bisa mengambil langkah keras dulu, maka kami mutasikan dulu," ucapnya.

Baca juga : Cek Kualitas 63 Ruas Tol dan 123 Rest Area, PUPR Lakukan Penilaian

"Nanti, begitu hasil pemeriksaan jelas, apalagi ada keputusan pengadilan, kami tidak segan-segan mempidanakan kalau memang ada unsur pidana," lanjutnya.

Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN Sunraizal memaparkan, ratusan pegawai BPN yang diketahui melanggar aturan itu alias terlibat dalam jaringan kasus mafia tanah, 32 orang di antaranya dikenakan hukuman berat.

Kena sanksi disiplin sedang 53 orang, dan disiplin ringan 40 orang. Ini yang kami lakukan bentuk keseriusan kami. Apabila, seseorang melangar akan ditangani penyidik. Kami akan membantu penyidik menyelesaikan kasus tersebut," tegasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Dok.BNI Life

Sepanjang 2021, BNI Life Telah Bayar Klaim dan Manfaat Rp1,25 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 01 Desember 2021, 19:43 WIB
BNI Life berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp3,7 triliun dan pertumbuhan aset sekitar 14% menjadi Rp22,3...
DOK Asabri

Tingkatkan Pelayanan, Asabri Luncurkan Pembaruan Aplikasi Mobile

👤Widhoroso 🕔Rabu 01 Desember 2021, 19:39 WIB
Berbagai hal telah dilakukan Asabri untuk memberikan pelayanan terbaiknya. Paling anyar, Asabri meluncurkan pembaruan aplikasi Asabri...
Ist

Literasi Keuangan Digital Bagi Masyarakat Perlu Terus Ditingkatkan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 19:21 WIB
Minat masyarakat yang tinggi terhadap uang elektronik di Indonesia belum berbanding lurus dengan literasi keuangan masyarakat di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya