Selasa 12 Oktober 2021, 13:03 WIB

Tumbuhkan Petani Milenial, Kementan Giatkan Pelatihan Kewirausahaan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Tumbuhkan Petani Milenial, Kementan Giatkan Pelatihan Kewirausahaan

Ist
Kementan sudah melaksanakan pelatihan kewirausahaan untuk 800 petani milenial.

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus berkomitmen membangun dan melakukan regenerasi petani. Hingga 2024, Kementan menargetkan mencetak 2,5 juta petani milenial.  

Untuk mendukung penumbuhan petani milenial yang andal, Kementan sudah melaksanakan pelatihan kewirausahaan untuk 800 petani milenial.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementan akan terus berupaya menghadirkan petani milenial yang berkapasitas maksimal, berintelektual, berketerampilan.

"Lewat petani milenial, kita mengubah mindset anak-anak muda mengenai pertanian," katanya. 

Menurutnya, petani milenial itu tanpa batas di era digital. 

"Dengan gadgetmu,  kau tata kelola kan,  kau managerial kan, kau buat koordinasi satu tempat dengan tempat lainnya, bentuk connecting Untuk semakin maju hitung baik baik usahamu dari hulu sampai hilir," tegas Mentan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi memaparkan bahwa regenerasi petani harus dipercepat untuk menyediakan pangan bagi 273 juta orang.

“Kita juga mendorong agar petani milenial jeli mengembangkan sektor usahanya agar mendapatkan hasil maksimal. Karena itu, mari kita saling bekerja sama satu sama lain, membangun pertanian melalui petani milenial," ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (11/10).

Menurutnya, semangat jadi kunci bagi para petani milenial untuk terus produktif. 

Untuk meningkatkan kualitas petani milenial, BBPP Binuang melatih Duta Petani Milenial, Duta Petani Andalan, dan petani milenial se Kalimantan Tengah  baik secara virtual maupun tatap muka di Kota Palangkaraya. 

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati, menyampaikan pentingnya petani milenial membangun jejaring antar startup, dengan pemerintah, dunia usaha dan industri maupun dengan bapak asuh dan angkat agar mempercepat akselerasi usaha. 

"Jaringan Petani milenial harus menguasai pasar dan industri dari hulu sampai hilir. Pelatihan bagi milenial tidak hanya sebatas pada pelatihan kewirausahaan tapi akan dilanjutkan dengan pelatihan lainnya guna meningkatkan kapasitas manajerial korporasi," jelas Yulia.

Dalam penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan, BBPP Binuang menghadirkan narasumber dari Dunia usaha seperti petani sukses, dan eksportir, perbankan dari Bank Indonesia dan BRI, dari Dinas Koperasi, dari Karantina Pertanian.

"Tujuannya untuk mengenalkan tata cara ekspor dan prospek dan potensi ekspor komoditas pertanian di Kalimantan," tambah Yulia. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok. kemendag

Tiga UKM Binaan ECP Kemendag Kembali Tembus Pasar Ekspor 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 00:08 WIB
PT Agro Global Sentosa dari Makassar melakukan ekspor cengkeh lalpari ke pasar Singapura dengan nilai transaksi USD 90...
Antara/Fauzan

Dorong Perlindungan Bagi Pekerja Perempuan, Kemenaker : Perlu Dialog Intensif Pekerja dan Perusahaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 23:59 WIB
"Dialog sosial akan sangat berpengaruh dan memberikan manfaat bagi inklusivitas pekerja perempuan di dunia kerja,"...
Antara

KKP Targetkan Ekspor Udang Sambas Hasilkan Rp720 M/Tahun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 22:12 WIB
KKP menargetkan ekspor udang dari Sambas mencapai 9.000 ton per tahun pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya