Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Staf Khusus Wapres Lepas Ekspor Produk UMKM Halal

Sumantri
04/10/2021 17:35
Staf Khusus Wapres Lepas Ekspor Produk UMKM Halal
Ilustrasi. Pengunjung membeli salah satu produk UMKM di lokasi pameran di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (22/9)(ANTARA/ADWIT B PRAMONO )

STAF Khusus (Stafsus) Wakil Presiden RI Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim melepas ekspor produk UMKM halal ke mancanegara. Pelepasan ekspor produk halal yang dikelola platform digital Goorita.com itu dilaksanakan di area kargo Bandara Soekarno Hatta, Senin (4/10).

Dalam pelepasan produk halal tersebut ditandai dengan pemecahan kendi oleh Stafsus Wapres, Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi, Otoritas Bandara Soekarno Hatta Kapten Yufridan Gandoz, CEO Goorita Yuwono Wicaksono, CEO DHL Indonesia Rocky Pesik, CEO DHL, Purnomo Kepala Bidang Pabean Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta Banten, dan Operation dan Komersial UNEX Hardin Daihar.

Baca juga: Gara-gara Pandemi Covid-19, Diperkirakan 30 Juta UMKM Bangkrut

Komoditas yang diekspor adalah produk UMKM yang 90%  berupa makanan halal siap saji, seperti gado-gado, kue bulan, sambal, gudeg, mie dan lainnya. "Hari ini kami ekspor 3 ton produk UMKM halal, dan selama 2021 Goorita.com sudah mengekspor 120 ton dengan nilai 4 juta dolar AS," kata Yuwono Wicaksono.

Yuwono menjelaskan produk halal yang diekspor itu juga melibatkan platform digital lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Platform Digital Ekspor (APDEI), di antaranya DHL Indonesia dan Hazar azwad.

"Saat ini pasarnya adalah diaspora, tapi banyak juga warga negara lokal di luar negeri yang suka konsumsi produk Indonesia," jelas Sonny, panggilan Yuwono.

Adapun negara-negara yang diekspor produk halal tersebut yaitu, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia, dan Saudi Arabia.

Pada kesempatan sama, Staf Khusus Wapres Lukmanul Hakim menyatakan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan refocusing peningkatan ekspor Indonesia terutama produk UMKM dan produk halal. "Ekspor bidang pangan baru 17% dengan nilai Rp483 triliun dan ini akan terus tumbuh," kata Lukman.

Lukman menyebutkan, ekspor UMKM dan produk halal ini masih kecil. Tapi hal itu memiliki potensi besar dan memberikan dampak ekonomi besar karena UMKM mencapai 64 juta usaha dan mempekerjakan 127 juta orang.

"Ekonomi Indonesia sangat tergantung terhadap gerak langkah UMKM. Sesaat UMKM kolaps maka ekonomi Indonesia juga akan kolaps," katanya.

Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi mengapresiasi langkah Staf Khusus Wapres mendukung ekspor UMKM dan produk halal yang dilakukan platform digital ekspor.

"Anggota Kadin ini 90 persen UMKM, kami siap berkolaborasi mendorong ekspor UMKM," kata Diana Dewi.

Otoritas Bandara Yufridan Gandoz mendukung ekspor produk halal dan UMKM. Ia menyebut peningkatan ekspor sektor makanan meningkat di tengah pandemi.

Sementara Purnomo dari Bea dan Cukai Soekarno Hatta menyebutkan Kanwil Bea dan Cukai Banten mendorong ekspor UMKM melalui edukasi dan sosialisasi serta bimbingan ekspor.

CEO DHL Indonesia Rocky Pesik menyebutkan ekspor UMKM dan produk halal ini merupakan momentum kebangkitan produk halal Indonesia. "Kita ingin di luar negeri mudah mencari produk makanan Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia dan dari Indonesia," ujarnya. (SM/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya