Jumat 01 Oktober 2021, 20:20 WIB

Kolaborasi Pemerintah dan Industri Buka Akses Jaringan Bisnis untuk UKM

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kolaborasi Pemerintah dan Industri Buka Akses Jaringan Bisnis untuk UKM

Ist
Webinar Ninja Express Aksilerasi III dengan tema “Capai Omzet Milyaran dari Rumah Melalui Akses Jaringan Bisnis”.

 

UNTUK mewujudkan kembali program percepatan khusus untuk bisnis usaha kecil menengah (UKM) melalui Aksilerasi III pada tahun ini, Ninja Xpress menjadi mitra UKM untuk mendukung pemberian akses perluasan jaringan bisnis.

Dalam webinar Ninja Express Aksilerasi III dengan tema “Capai Omzet Milyaran dari Rumah Melalui Akses Jaringan Bisnis”, UKM akan mendapat akses jaringan mitra bisnis yang tepat untuk perkembangan usahanya.

Seperti yang sudah dilakukan pemerintah dan pemain industri di berbagai sektor, ragam kolaborasi telah dilakukan untuk mendukung produktivitas para pelaku UKM, guna mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.

Pemerintah merealisasikan dukungan UMKM 2020 telah mencapai Rp 112,26 triliun. Dengan mempertimbangkan fluktuasi pertumbuhan ekonomi dan guna mendukung UMKM, alokasi anggaran UMKM dan korporasi 2021 yakni sebesar Rp 171,77 triliun.

“Aksilerasi III mempertegas dukungan Ninja Xpress terhadap kesuksesan pelaku UKM negeri. Bersama dengan pemerintah dan berbagai pelaku industri penting seperti Facebook, Pinjam Modal, dan  berbagai pelaku UKM unggulan negeri, melalui aksilerasi diharapkan dapat membawa angin segar bagi UKM," ujar Andi Djoewarsa selaku Chief Marketing Officer, Ninja Xpress pada keterangan pers, Jumat (1/10).

"UKM diharapkan dapat bertumbuh menjadi roda penggerak ekonomi nasional mengarah ke arah yang lebih baik guna membantu meningkatkan perekonomian nasional,” jelas Andi.

Pada masa ‘stay-at-home economy’ di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, para pelaku UKM dituntut untuk tetap produktif di tengah segala keterbatasan yang ada salah satunya dengan go-digital.

Pemerintah mendorong 30 juta UMKM melakukan digitalisasi hingga 2024. Hingga saat ini, perlu 6 juta UMKM masuk digital per tahun guna dapat merealisasikan target.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro, Kemenkop dan UKM, Rahmadi, M.Si, menegaskan,“Perlu diadakan sinergitas dan kolaborasi antara pemangku kepentingan di industri."

"Ninja Xpress merupakan salah satu mitra pemerintah dalam mendukung pengembangan UKM melalui program-program pemberdayaan UKM untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi,” jelas Rahmadi.

Berpacu kembali pada laporan Suara UKM Negeri, 53% UKM mengungkapkan bahwa pelaku UKM di Indonesia membutuhkan pelatihan dengan sistem mentoring khusus di bidang strategi pemasaran dan keuangan untuk mempercepat pengembangan bisnisnya.

Menyadari dan memahami hal tersebut, Ninja Xpress di Semester  II 2021 ini kembali mengemas program percepatan bisnis Program Aksilerasi.

“Sejalan dengan laporan Suara UKM Negeri, Kemenperin melalui berbagai program yang siap dimanfaatkan pelaku UKM ke depan guna menuju merdeka bisnis, seperti, program startup for industry, sebagai gerakan Making Indonesia 4.0 dengan solusi teknologi startup Indonesia untuk industri teknologi dan masyarakat," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kemenperin, Ir. Reni Yanita M.Si.

"Selanjutnya ada Klinik Design Merek Kemas (KDMK), membantu industri kecil dan menengah (IKM) dalam pemilihan kemasan yang sesuai dengan produk, guna penguatan mutu dan berdaya saing," jelasnya.

Reni memaparkan ada juga Program Indonesia Food Innovation (IFI) bagi industri kecil dan menengah (IKM) pangan dengan melibatkan akademisi, praktisi, dan industri pangan

"Kmudian dilengkapi juga dengan program Modest Fashion Project yang dapat mengantarkan wirausaha fashion tumbuh dan berkembang untuk daya juang tinggi," ujarnya. 

Selain itu, ada Creative Business Incubator (CBI) untuk industri kriya dan fashion sebagai pusat pendidikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan skala bisnis, dalam bangun bisnis baru yang sustainable

Di sisi lain, untuk akses permodalan diwakili kerja sama Ninja Xpress dengan Pinjam Modal untuk memberikan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM atau shipper yang ada di Ninja Xpress.

Pinajaman dengan jumlah plafond pinjaman, Shipper atau pelaku UMKM bisa mendapatkan fasilitas tambahan modal usaha mulai dari Rp 3 juta hingga maksimal Rp 50 juta. Terdapat tiga pilihan jangka waktu peminjaman yakni  3, 6, dan 12 bulan. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok.Ist

PBB Luncurkan Program baru untuk Pacu Investasi SDGs di Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 19:26 WIB
Peluncuran program ini dilakukan hanya dua hari setelah Indonesia menjadi Presiden...
Dok. Kementan

Upaya Menggenjot Produktivitas Pertanian Harus Selaras dengan Alam

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 19:07 WIB
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, semua pihak harus menjaga lingkungan dalam menjalankan aktivitas...
Antara/Fauzan

Pengusaha Minta Pemerintah Konsisten Tingkatkan Pencegahan Penularan Varian Omicron

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 03 Desember 2021, 18:48 WIB
Menurutnya, saat ini antisipasi pemerintah untuk mencegah penyebaran varian omicron sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan pembatasan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya