Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) meminta dilibatkan dalam pembangunan pasar rakyat. Pasalnya, dengan keterlibatan pedagang pasar rakyat dalam pembangunan pasar, efektivitas dan tata kelola pasar rakyat akan lebih baik.
Ketua Umum APPSI Sudaryono merinci beberapa keuntungan yang akan didapatkan oleh para pedagang pasar jika dilibatkan dalam pembangunan pasar rakyat ialah kepemilikan dari kios yang ditempatinya.
"Dengan begitu pasar rakyat yang dibangun oleh pedagang pasar, kiosnya bisa menjadi hak milik. Karena kalau sekarang ini kita harus bayar ratusan juta untuk 25 tahun pemakaian kios dan masih harus bayar retribusi. Apalagi dalam kondisi covid-19, tiap bulan kita bayar terus tapi pendapatannya menurun. Makanya banyak pedagang pasar yang megap-megap," ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Dengan Komisi VI DPR, Selasa (14/9).
Lebih lanjut, Sudaryono menambahkan bahwa pengelolaan pasar juga sekiranya harus dilakukan secara profesional. Artinya, pengelola jangan hanya menarik uang retribusi dan tidak mempedulikan tata kelola pasar rakyat.
Menurutnya, pedagang pasar juga harus dilibatkan dalam perencanaan pembangunan pasar. Dengan demikian, desain bangunan dari pasar rakyat sesuai dengan kebutuhan para pedagang.
"Selain itu, harus ada zonasi dan jarak yang tegas serta pemberian hukuman terhadap pelanggaran antara pasar rakyat, warung permukiman, retail modern, serta supermarket atau minimarket. Sekarang ini kan secara aturan harusnya 500 meter jarak dari pasar rakyat tidak boleh dibangun retail modern. Tapi, kalau sekarang ini di tengah pasar ada minimarket. Jadi harus adil. Ini karena kalau ada satu minimarket dibangun berarti 10 sampai 15 orang yang berjualan mati di situ," ujar Sudaryono.
Dia juga meminta pemerintah untuk melakukan pembinaan terhadap pedagang pasar untuk mampu menerapkan digitalisasi dan mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, para pedagang pasar juga dikatakan membutuhkan fasilitas permodalan dengan bunga yang rendah karena banyak dari para pedagang yang masih unbankable.
Baca juga: APPSI Minta Pemerintah Libatkan Pedagang dalam Pembangunan Pasar
"Kami ingin pemerintah memfasilitasi pedagang untuk mendapat akses sumber barang yang kompetitif. Paling tidak APPSI dilibatkan untuk dapat akses barang langsung ke pabriknya. Ini sangat penting sehingga kita memutus rantai distribusi yang panjang serta meminimalisasi kartel. Kami juga ingin ada perhatian khusus dari pemerintah untuk penghapusan atau pemotongan retribusi. Beberapa daerah memang sudah melakukan ini, tetapi kami tidak ingin berbeda-beda antarsatu daerah dengan daerah lain," pungkasnya. (OL-14)
DPR mendesak pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk meninjau ulang kebijakan penurunan anggaran kebencanaan pada 2026.
Anggota Komisi XI DPR RI M Hasanuddin Wahid menaruh harapan besar kepada sosok yang akan menggantikan Iman Rahman sebagai Direktur Utama BEI.
Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke kilang minyak Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (29/1).
Menegaskan kembali posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada di bawah komando Presiden adalah keputusan yang tepat.
Mandeknya pembahasan bukan sekadar kendala teknis administrasi, melainkan indikasi kuat adanya upaya mempertahankan status quo.
Isu utama menuju Pemilu 2029 bukanlah sekadar penghapusan PT
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved