Senin 13 September 2021, 09:05 WIB

Proyeksi Pendapatan Rp1,7 Triliun, Saham PPRO Dinilai Prospektif

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Proyeksi Pendapatan Rp1,7 Triliun, Saham PPRO Dinilai Prospektif

Antara
Ilustrasi

 

TREN penurunan kasus covid-19 di Indonesia memberikan angin segar untuk emiten properti dan real estat, PT PP Properti Tbk (PPRO). Korporasi pelat merah ini optimistis kinerja perseroan akan meningkat.

PPRO memproyeksikan pendapatan selama 2021 sebesar Rp1,7 triliun dan EBITDA sebesar Rp328 miliar. Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan kinerja PPRO ke depan makin positif.

"Capaian positif ini karena PPRO akan mengembangkan properti KIT Batang yang menjadi salah satu proyek strategis nasional di Jawa Tengah dengan total area seluas 4.300 hektare," kata Reza, Minggu (12/9).

PPRO diketahui telah melakukan kesepakatan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama dengan KIT Batang pada Rabu (1/9). Saat ini, ada sekitar 7 hektare yang PPRO siapkan untuk dikembangkan dengan nilai investasinya akan mencapai Rp759 miliar. 

"Ke depannya, KIT Batang diproyeksikan mencatat revenue sebesar Rp1,5 triliun tapi ini akan tergantung dari penyerapan dari para tenant. Tampaknya, KIT Batang akan memberikan tambahan kinerja PPRO sehingga nantinya kinerja PPRO dapat tercatat lebih baik di tahun ini," ujar Reza.

Diketahui, perseroan menargetkan peningkatan yang disertai dengan kenaikan liabilitas dan juga ekuitas perseroan. Hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan peningkatan aset dari Rp18,58 triliun pada 2020 menjadi Rp19,62 triliun. Adapun ekuitas perseroan pada akhir 2021 diharapkan mencapai Rp4,76 triliun serta liabilitas menjadi Rp14,86 triliun. 

Menurut Direktur Utama PP Properti I Gede Upeksa Negara, perseroan optimistis akan proyeksi tahun ini karena membaiknya kondisi pandemi Covid-19 dan didorong oleh langkah strategis perseroan.

"Seiring dengan membaiknya kondisi Covid-19 yang sudah menurun cukup bagus dan pelaksanaan PPKM juga sudah mulai turun levelnya. Nanti di akhir tahun kita optimis akan mencapai kinerja seperti yang kita harapkan,” ujar Gede 

Di sisi properti Gede mengungkapkan salah satu strategi perseroan yaitu mendukung program pemerintah baik melalui kawasan industri maupun pariwisata juga akan menjadi pendorong capaian proyeksi PPRO. 

Gede menyebutkan, PPRO mampu menyerap aspirasi dan perubahan pasar yang kebutuhannya mulai bergeser. Perseroan akan menerapkan perubahan tersebut pada produk-produk propertinya sehingga bisa terserap pasar. PT PPRO menyatakan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit rumah susun telah memberikan dampak positif bagi perseroan.

Senada, Direktur Keuangan PP Properti Deni Budiman mengatakan penjualan properti pihaknya naik sekitar 2-4% secara tahunan pada semester I/2021. Deni menilai dampak tersebut kurang signifikan lantaran insentif tersebut baru diterbitkan Maret 2021. "Untuk sampai akhir tahun, kami masih optimistis insentif PPN (dapat memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap penjualan) unit ready stock," katanya sembari berharap pertumbuhan penjualan yang terjadi pada semester I tahun ini dapat berlanjut ke paruh kedua. (OL-8)

Baca Juga

Ist

Tingkatkan SDM Perkapalan Nasional, Kemenperin Beri Pelatihan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 10:20 WIB
Kemenperin melalui Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) memberikan pelatihan ‘The Indonesian Shipbuilding Industry...
DOK Pribadi.

Program UMKM Sanubari Sicepat Rangkul Ribuan Pelaku UMKM

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 09:40 WIB
Dari 2.235 peserta yang berpartisipasi pada enam sesi webinar Sanubari, 73% di antara mereka merupakan seller online yang berjualan di...
Ist/BPJS Ketenagakerjaan

Pemda NTB Lindungi 10 Ribu Petani dan Buruh Tani dalam Program BPJAMSOSTEK

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 09:38 WIB
Provinsi NTB menjadi provinsi pertama  yang memberikan perlindungan Jamsostek bagi petani dan buruh tani tembakau dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya