Kamis 09 September 2021, 13:37 WIB

Gernas BBI Pacu UMKM jadi Go Digital

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Gernas BBI Pacu  UMKM jadi Go Digital

Antara/Agung Rajasa
Gernas BBI hantarkan 15,3 juta UMKM lakukan digitalisasi

 

GERAKAN  Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) terbukti telah mengakselerasi UMKM yang masuk ke dunia digital. 

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, per Juli 2021 sudah ada sebanyak 15,3 juta UMKM yang melakukan digitalisasi. Angka tersebut mencapai 23,9% dari total UMKM di Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pemerintah telah menargetkan UMKM yang masuk ke dunia digital pada 2024 mencapai 30 juta UMKM.

"Jadi selain untuk meningkatkan omzet para UMKM di tengah melemahnya daya beli masyarakat, kami juga ingin meningkatkan UMKM go digital serta penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran yang modern saat ini," ungkapnya dalam acara Lampung Begawi 2021, Bandarlampung, Kamis (9/9).

Menurut Teten, berbagai riset telah membuktikan bahwa UMKM yang bertransformasi ke dunia digital memiliki ketahanan yang lebih stabil, efisien dan mengalami peningkatan omzet. Hal ini sekaligus penegasan bahwa penggunaan adaptasi teknologi dan inovasi menjadi keniscayaan bagi UMKM untuk masa mendatang.

Melalui sinergi bersama antara pemerintah baik pusat atau daerah, Bank Indonesia (BI), BUMN, swasta dan masyarakat, Teten yakin bahwa Indonesia akan menjadi negara yang kokoh dan mandiri ke depannya.

"Sinergi dan kolaborasi pemerintah, BI, BUMN, swasta dan lainnya harus menjadi gerakan bersama di seluruh Indonesia. Mari kita rawat optimisme demi perekonomian yang kokoh dan mandiri," tegas Teten.

Di tempat yang sama, Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono menambahkan, melalui digitalisasi, sebanyak 20% UMKM binaan BI mengalami peningkatan penjualan di masa pandemi. Selain itu, lebih dari 50% UMKM tersebut telah berorientasi ekspor.

"Program digitalisasi yang kami lakukan itu secara end to end dan bersinergi dengan berbagai pihak. Kita dorong terus digitalisasi UMKM dari hulu ke hilir," ujar Doni.

Beberapa program yang dilakukan oleh BI di antaranya ialah e-producing melalui digital farming yakni pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses produksi pertanian.

Kedua, program yang dilakukan adalah mendorong on boarding UMKM ke platform penjualan digital. Ketiga ialah e-financing bagi UMKM agar mendapatkan opsi pembiayaan salah satunya dengan kolaborasi antara bank dan fintech.

"Terakhir yang paling penting digital payment melalui opsi alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman dan andal yaitu QRIS. Beberapa program ini pada akhirnya kita harapkan dapat mencatatkan torehan positif bagi UMKM," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menekankan bahwa pemanfaatan digitalisasi menjadi keharusan bagi UMKM di Lampung. Pasalnya, berdasarkan survei BI terhadap 2.970 responden, sebanyak 70,3% UMKM yang memanfaatkan platform digital mampu bertahan di tengah kondisi pandemi covid-19.

"Provinsi Lampung telah memberdayakan 192.234 UMKM yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung. Program yang dilakukan antara lain pendampingan dan kemitraan, penguatan kelembagaan, fasilitasi pembiayaan, jaringan usaha dan pemasaran berbasis digital. Hal inilah yang kami lakukan untuk mengembangkan UMKM di Lampung," pungkas Arinal. (Des/E-1)

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak A.

DBS Group: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Meningkat pada Akhir 2021

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 29 November 2021, 17:54 WIB
Bank Indonesia telah membeli obligasi senilai lebih dari Rp143 triliun (0,9% dari PDB) dari pasar perdana sejak awal tahun...
MI/INSI NANTIKA JELITA

Proyek Penangkap Karbon Senilai Rp43 T akan Dibangun, Ini Bocorannya

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 29 November 2021, 17:12 WIB
Proyek yang dinamai CCUS Vorwata ini bisa menginjeksikan CO2 ke reservoir Vorwata untuk mengurangi sebagian besar emisi...
Antara

Kemenhub Perketat Pintu Masuk Internasional untuk Cegah Varian Omicron

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 29 November 2021, 17:10 WIB
Menutup/melarang sementara masuknya WNA dengan riwayat perjalanan 14 hari terakhir dari 11...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya