Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur mendorong petani mangga asal Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu menembus pasar Singapura, dengan membantu ekspor perdana bekerja sama dengan Bea Cukai di wilayah setempat.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat melepas ekspor perdana di Balai Desa Gedangan Kecamatan Sidayu, Kamis, mengapresiasi para pelaku UMKM yang terus berinovasi melihat peluang hingga bisa mengekspor mangga ke Singapura.
"Saya bersyukur, bahwa sektor pertanian sejauh ini masih kebal dari dampak COVID-19. Dan hari ini tembus pasar internasional, dan sebanyak 300 kilogram mangga jenis harum manis diekspor perdana," kata Gus Yani, panggilan akrabnya, saat melepas ekspor.
Ia berjanji, akan terus mendorong dan mengajak seluruh UMKM untuk berinovasi di tengah pandemi.
"Para UMKM harus berani mencoba pasar internasional. Konsepnya 3B, Bela, Beli dan Bagi," kata Gus Yani.
Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismulyanto mengakui bahwa UMKM telah menjadi penyangga dalam kondisi pandemi, dan pihaknya berjanji akan terus memfasilitasi pelaku UMKM sampai kepada buyer atau pembeli.
“UMKM mangga ini menjadi sokongan pertama saat pandemi COVID-19. Dan ini merupakan ekspor perdana untuk mangga, namun yang ke 13 untuk komoditas lain dari beberapa UMKM di Gresik," katanya.
Bier menegaskan, akan terus membantu proses ekspor produk UMKM Gresik, dan selain Singapura juga akan dibidik pasar internasonal lain, yakni di Tiongkok.
Sementara itu, harga per kilo mangga asal Gresik yang diekspor yakni 5 dolar Singapura, atau setara Rp50 ribu dan dipotong biaya pengiriman Rp15 ribu per kilogram. (Ant/OL-12)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved