Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pelindo IV yang wilayah kerjanya di bagian timur Indonesia terus berbenah diri menjelang integrasi pelabuhan yang diinisiasi Kementerian BUMN.
"Inisiasi Kementerian BUMN ini dalam upaya meningkatkan kinerja dan daya saing BUMN, khususnya bidang kepelabuhanan dengan program integrasi 4 (empat) BUMN operator pelabuhan," kata Dirut PT Pelindo IV Prasetyadi di Makassar, Kamis.
Potensi dan komoditas wilayah timur Indonesia sangat luar biasa, akan tetapi selama ini terkendala dengan kondisi geografis dan akses pembangunan yang belum terstandarkan.
Namun dengan adanya integrasi, lanjut dia, seluruh prosedur dan sistem pelayanan akan terstandarisasi sehingga distribusi logistik dari Barat ke Timur akan jauh lebih baik dan lebih mudah.
Dalam wilayah Pelindo IV, disebutkan terdapat beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini tengah dipacu penyelesaiannya di antaranya Makassar New Port (MNP), Pengembangan Pelabuhan Sorong, dan Pengembangan Bitung Internasional Hub Port.
Khusus proyek MNP saat ini phase 1A telah rampung dan telah beroperasi serta menunjukkan kinerja yang terus meningkat.
Pada semester I-2021, MNP telah melayani 203 call (kunjungan kapal) dengan 85.913 TEUs atau telah mencapai 75,58 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun ini, sehingga total keseluruhan sejak beroperasi pada November 2018, MNP telah melayani sebanyak 798 call dengan 315.832 TEUs.
“Dari segi pembangunan, saat ini pengembangan MNP masih berlanjut ke phase 1B dan 1C dengan penambahan dermaga sepanjang 680 meter. Hingga 31 Juli 2021, progress investasi fisik MNP tercatat telah mencapai 78,45 persen,” jelas Prasetyadi.
Selain MNP, Pelindo IV juga tengah menggarap PSN lain yaitu pengembangan dan transformasi Pelabuhan Sorong dengan nilai investasi Rp165,98 miliar yang progress fisiknya telah mencapai 25 persen dengan pekerjaan pembangunan dan perkerasan Container Yard (CY) termasuk kegiatan timbunan, penghamparan material LPB dan pemasangan geotextile.
Sedang untuk meningkatkan produktivitas Pelabuhan Sorong, Pelindo IV telah melakukan penambahan alat yaitu 2 unit Container Crane (CC) dan 2 unit RTG (Rubber Tyred Gantry) Crane.
Untuk pembangunan Bitung International Hub Port, konstruksinya 100 persen telah rampung dan sudah dioperasikan. Selanjutnya pengembangan Pelabuhan Hub Internasional Bitung secara bertahap, untuk lapangan penumpukan dan dermaga peti kemas, dan proses penyelesaian Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Bitung.
Proyek strategis nasional berikutnya yang berada di wilayah Pelindo IV adalah rehabilitasi dan rekonstruksi pelabuhan di Teluk Palu yang merupakan sinergi dengan Kementerian BUMN, yakni Pelabuhan Donggala, Pelabuhan Pantoloan, dan Terminal Wani. Ketiga proyek itu rencananya dibiayai dengan menggunakan Asian Development Bank (ADB) loan untuk studi dan pembangunan kontruksinya. (Ant/OL-12)
Peningkatan volume petikemas ini dipicu oleh pertumbuhan signifikan di sejumlah wilayah operasi utama.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Plt. Direktur Utama CTP, Erwan Dwi Winanto, mengungkapkan pihaknya tengah fokus pada upaya integrasi tarif dengan ruas tol lain di Jakarta guna meningkatkan daya saing biaya angkut.
Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban warga yang aktivitas harian dan mobilitasnya terganggu akibat banjir.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved