Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) menyebut adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di awal Juli 2021 memberi pengaruh signifikan terhadap kinerja ekspor dan impor.
Kinerja ekspor tercatat sebesar US$17,70 miliar, naik 29,32 persen jika dibandingkan dengan Juli 2020 (year on year/yoy). Namun, nilai tersebut turun 4,53% (month to month /mom) dibandingkan bulan sebelumnya. Pada periode Juli 2021, ekspor migas juga mengalami kemerosotan sebesar 19,55% dan nonmigas anjlok 3,46 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
“Pembatasan kegiatan mengakibatkan keterbatasan aktivitas perekonomian mulai dari produksi hingga konsumsi yang tercermin pada penurunan sektor industri manufaktur, pesanan, dan kontraksi pada ekspor. Ini tercermin dari angka IHS Markit Purchasing Manufacturing Index (PMI) Indonesia yang turun menjadi 40,1 di Juli," ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dalam siaran pers, Sabtu (21/8).
Mendag menjelaskan secara kumulatif ekspor Januari—Juli 2021 tercatat sebesar US$120,57 miliar, naik 33,94% dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Peningkatan tersebut dipengaruhi naiknya ekspor migas menjadi US$6,81 miliar atau sebesar 48,33% dan ekspor nonmigas menjadi US$113,77 miliar atau sebesar 33,17%.
Kemendag mencatat, produk yang mengalami penurunan ekspor pada Juli 2021 dibandingkan bulan sebelumnya yaitu tembaga dan barang daripadanya (HS 74) turun 28,11%, kendaraan dan bagiannya (HS 87) 24,17% besi dan baja (HS 72) 20,56%, mesin dan peralatan mekanis (HS 84) 20,41% serta olahan daging dan ikan (HS 16) 16,62%.
Baca juga : HUT Ke-76 RI, Pengembang Properti Bersatu Salurkan Bantuan ke Warga
Pada Juli 2021, kinerja ekspor Indonesia mengalami pelemahan di beberapa kawasan bila dibandingkan bulan sebelumnya. Ekspor yang menunjukkan pelemahan signifikan, antara lain ekspor ke Asia Tengah turun 47,52%, disusul Karibia turun 29,16% dan Asia Barat turun 27,60%.
Selain ekspor, nilai impor Indonesia tercatat sebesar US$15,11 miliar, merosot 12,22% dibanding bulan sebelumnya (mom). Pelemahan disebabkan turunnya impor migas sebesar 22,27% dan impor nonmigas sebesar 10,67%.
Struktur impor Juli 2021 masih didominasi bahan baku/penolong sebesar 75,55% meskipun nilainya turun 12,37% dibanding bulan sebelumnya (mom). Impor bahan baku/penolong yang turun signifikan, antara lain logam mulia, perhiasan/permata (HS 71) turun 56,98% (mom), bahan bakar mineral (HS 27) 36,38%, besi dan baja (HS 72) 19,39% plastik dan barang dari plastik (HS 39) 12,50% serta bahan kimia organik (HS 39) 9,19%.
Sementara pangsa impor barang modal turun menjadi 13,71% dan nilainya turun 18,58% dibanding bulan sebelumnya (mom). Impor barang modal yang turun signifikan antara lain kereta api, trem dan bagiannya (HS 86) sebesar 85,73% (mom), mesin dan peralatan mekanis (HS 84) 18,39%, serta mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) 4,48%. (OL-7)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved