Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA uang dolar AS melemah tipis pada akhir perdagangan, Jumat (20/8), setelah kenaikan empat hari berturut-turut.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,06 persen menjadi 93,5024.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1695 dolar AS dari 1,1676 dolar AS pada sesi sebelumnya dan pound Inggris turun menjadi 1,3622 dolar AS dari 1,3639 dolar AS sesi sebelumnya. Sementara, dolar Australia turun menjadi 0,7136 dolar AS dari 0,7151 dolar.
Sedangkan, seperti dilansir Xinhua, dolar AS dibeli 109,80 yen Jepang atau lebih tinggi dari 109,78 yen pada sesi sebelumnya, turun menjadi 0,9176 franc Swiss dari 0,9185 franc, dan naik menjadi 1,2844 dolar Kanada dari 1,2819 dolar.
Pergerakan tersebut terjadi setelah kenaikan empat sesi berturut-turut untuk dolar AS minggu ini, karena pelaku pasar mencari keamanan di tengah kebangkitan infeksi COVID-19. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Muzani: Partisipasi Tidar Percepat CapaianTarget Vaksinasi Nasional
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved