Rabu 18 Agustus 2021, 19:12 WIB

Erick Thohir Sebut PTPN III Bakal Melantai di Bursa

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Erick Thohir Sebut PTPN III Bakal Melantai di Bursa

Antara
Menteri BUMN Erick Thohir bersiap menyampaikan keterangan pers di gedung Kementerian BUMN.

 

MENTERI BUMN Erick Thohir mengungkapkan Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) berencana melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini dinilai sebagai terobosan perusahaan pelat merah tersebut.

"Kami enggak mau perusahaan ini collapse (bangkrut). Nanti bisa go publik, agar (pendanaan) ekonomi lebih besar lagi," tutur Erick dalam sebuah tayangan video yang dikutip, Rabu (18/8).

Baca juga: BUMN Holding Jasa Survei Dukung Percepatan Vaksinasi

Terobosan lain, lanjut dia, terkait pengukuran kualitas produk dan strategi bisnis dalam hal kelapa sawit antara PTPN III dan pihak swasta. Upaya itu bertujuan memperkuat pasar dalam negeri. Serta, berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan.

"Kenapa PTPN ini selalu up and down? Yang akhirnya merusak sendi-sendi bisnis PTPN, merusak petani sekitar dan merusak lainnya, karena tidak diiringi dengan transformasi human capital," jelas Erick.

"Kita harus kembali mendorong PTPN menjadi tulang punggung. Tentu tidak meninggalkan swasta, tetapi seyogyanya negara kita 5-6 tahun ke depan bukan lagi negara yang impor terus," sambung dia.

Baca juga: RI akan Punya Satelit Internet Terbesar di Asia pada 2023

Peluncuran brand Nusakita oleh PTPN III yang bertepatan dengan momentum Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76, diharapkan Erick dapat meningkatkan pendapatan perseroan. Adapun produk nasional Nusakita terdiri dari minyak goreng, gula pasir, teh dan kopi, dengan harga terjangkau berikut kualitas premium.

Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara Dwi Sutoro pun mengajak konsumen Indonesia untuk menggunakan brand Nusakita, yang merupakan produk hasil produksi dalam negeri.

"Produk brand nasional Nusakita dibuat dari hasil bumi pilihan. Dengan proses produksi yang berkualitas dan inovatif. Serta, diproduksi dengan tata kelola yang ramah lingkungan," kata Dwi.(OL-11)


 

 

Baca Juga

ANTARA

Jokowi Sebut Ekonomi Bali Perlu Transformasi

👤Dhika kusuma winata 🕔Jumat 03 Desember 2021, 16:15 WIB
Jokowi memahami kondisi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali mengalami penurunan besar lantaran yang terganggunya pariwisata di masa...
DOK MI.

Komitmen Investasi di Kawasan Industri Kaltara Capai Rp1.800 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 03 Desember 2021, 15:50 WIB
Luas kawasan industri yang ada di Tanah Kuning mencapai 10.100 hektare dan ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional...
DOK SHOPEEPAY

Jarang Disadari, Ini 4 Tren di 2021 yang Bisa Bikin Tambah Cuan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:58 WIB
Buat kamu yang belum sadar akan kehadiran tren finansial di sepanjang tahun ini, jangan khawatir, kamu masih bisa ikut mencoba menerapkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya