Rabu 18 Agustus 2021, 14:38 WIB

KAI Tolak 1.925 Penumpang Berusia di Bawah 12 Tahun selama PPKM

Insi Nantika Jelita, Putri Anisa Yuliani | Ekonomi
KAI Tolak 1.925 Penumpang Berusia di Bawah 12 Tahun selama PPKM

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Penumpang KA Jarak Jauh di Stasiun Senen

 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menolak ribuan penumpang yang ternyata berusia di bawah 12 tahun dalam perjalanan kereta api jarak jauh selama perpanjangan PPKM.

Dalam Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 Satgas Penanganan Covid-19 ditegaskan penumpang kereta api berusia di bawah usia 12 tahun tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan kereta api (KA) jarak jauh.

"Pada periode 10 sampai 17 Agustus, terdapat 1.925 calon penumpang berusia di bawah 12 tahun yang ditolak berangkat naik KA jarak jauh," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Rabu (18/8).

Sementara, total calon pelanggan yang ditolak berangkat pada periode tersebut yaitu sebanyak 4.727 calon pelanggan. Di samping berusia di bawah 12 tahun, calon pelanggan ditolak berangkat karena tidak sesuai persyaratan lainnya seperti tidak membawa kartu vaksin atau surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/Rapid Test antigen yang masih berlaku.

“Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100%,” kata Joni.

KAI mencatat jumlah pelanggan KA jarak jauh dan lokal pada periode 10-17 Agustus sebanyak 140.358 pelanggan, dengan rata-rata pelanggan harian sebanyak 17.545 pelanggan.

Jika dibandingkan dengan rata-rata pelanggan harian KA jarak jauh dan pokal pada masa sebelum PPKM, yakni di bulan Juni 2021 yang sebanyak 86.514 pelanggan, pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal pada 10-17 Agustus turun hingga 79,7%.

Baca juga: Penumpang KA Jarak Jauh Anjlok 69% selama PPKM Darurat

Joni menegaskan, KAI secara konsisten menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat sejak berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan kereta api.

“Kami berpesan kepada seluruh pelanggan untuk selalu mengutamakan disiplin protokol kesehatan serta bijak saat melakukan mobilitas,” tutup Joni.

Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan KA Jarak Jauh:

1. Menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

2. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

3. Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rahmad

Pencatatan Ekspor CPO untuk Menjaga Ketersediaan di Dalam Negeri

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 19 Januari 2022, 06:30 WIB
Untuk mendukung kebijakan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga di Rp14 ribu per liter, pemerintah menerapkan mekanisme untuk pencatatan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Mendag Sebut Harga Bahan Pokok Berangsur Turun 

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 18 Januari 2022, 23:58 WIB
Saat ini, dia katakan, harga barang pokok sudah berangsur turun signifikan. Harga cabai rawit merah saat menjelang Nataru sempat tembus...
DOk. HCMl

Lapangan Gas MAC HCML Siap Berproduksi 

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 18 Januari 2022, 22:50 WIB
Saat ini, perusahaan sudah menandatangani perjanjian jual beli gas dengan PT Petrokimia Gresik, PT Bayu Buana Gemilang, dan PT Inti...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya