Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

2,5 Juta Orang Diprediksi Padati Kota Tua, DKI Siapkan Pengaturan Ketat

Mohamad Farhan Zhuhri
17/12/2025 13:46
2,5 Juta Orang Diprediksi Padati Kota Tua, DKI Siapkan Pengaturan Ketat
Kawasan Kota Tua.(Antara)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana merevitalisasi kawasan kota tua secara menyeluruh. Berdasarkan data di Galeri MRT, Stasiun KAI Jakarta Kota saat ini melayani hampir 1,3 juta penumpang per hari. 

Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah sekitar 500 ribu penumpang dari MRT Jakarta, belum termasuk pengguna Trans-Jakarta. 

“Artinya, setiap hari sekitar 2,5 juta orang akan berada dan beraktivitas di kawasan ini. Potensi yang sangat besar ini harus diatur dan dikelola dengan baik agar Kota Tua dapat dinikmati secara nyaman oleh semua pihak,” jelas Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno usai meninjau kawasan kota tua, Rabu (17/12). 

Nantinya, dam penataan kawasan, Pemprov DKI menyiapkan pengaturan bagi aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pedagang kaki lima (PKL). Area parkir dan ruang usaha telah disiapkan agar kegiatan ekonomi tetap berjalan tertib tanpa mengganggu fungsi kawasan bersejarah.

“Kalau semua ini sudah terwujud, harus diatur dengan baik. Jika tidak, kawasan ini tidak akan bisa kita nikmati bersama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara khusus telah menugaskannya untuk memimpin upaya revitalisasi Kota Tua

Ke depan, Pemprov DKI akan membentuk kelembagaan khusus serta menyusun pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas antarinstansi.

“Kami akan menindaklanjuti dengan pembentukan kelembagaan dan menyusun secara jelas siapa bertanggung jawab atas apa. Ini sedang dan akan terus kami susun sebagai bagian dari keseriusan revitalisasi Kota Tua,” pungkasnya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik